Dua Rumah Diterjang Angin Puting Beliung di Desa Sukamukti, Anggota DPRD Garut Kunjungi Korban

Berita, Sosial514 Dilihat

GARUT, Sinarpriangan.com – Dua keluarga di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut menjadi korban angin puting beliung. Rumah dua keluarga ini mengalami kerusakan akibat terjangan angin kencang itu.

Dua rumah yang rusak itu antara lain milik Tita, warga Kampung Cibuntu, dan rumah Ani warga Kampung Tarikolot. Keduanya merupakan keluarga miskin yang layak mendapatkan bantuan.

Pada hari ini Selasa 21 Maret 2023, Anggota DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, mengunjungi kedua keluarga miskin tersebut.

Yudha juga didampingi koordinator PKH Kecamatan Banyuresmi. Karena kedua keluarga tersebut merupakan penerima bantuan PKH.

Kunjungan pertama Yudha, Ia mendatangi keluarga Tita di Kampung Cibuntu. Yudha memberikan sejumlah bantuan bingkisan sembako dan uang tunai untuk meringankan beban Tita.

” Ibu Tita bersama suami dan kedua anaknya masih menumpang di rumah orang tuanya. Dimana bentuk tempat tinggalnya semi permanen terletak di bagian atas rumah orang ruanya. Berlantai kayu dengan sebagian dinding hanya plastik saja dan sebagian dinding bilik bambu dan GRC dan atapnya dari bilik bambu,” ujar Yudha.

” Sehingga rentan kalau ada angin kencang. Beberapa hari lalu tempat tinggalnya rusak karena angin kencang. Kedatangan saya untuk sedikit membantu perbaikan tempat tinggal ibu Juwita (Tita), sehingga beban keluarga ini tak terllau berat,” tambah Yudha.

Setelah mengunjungi Tita, Yudha kembali melanjutkan ke rumah Ani. Ani sendiri merupakan janda miskin. Rumahnya juga rusak oleh terjangan angin puting beliung.

baca juga: Ketua DPC PDI Perjuangan Garut Kunjungi Idah Korban Kebakaran di Pasirkumeuli Desa Sukamaju

Bahkan mirisnya, menurut cerita Yudha, bahwa rumah Ani sebetulnya tidak mempunyai dinding. Karena dindingnya menempel ke rumah orang lain. Atau dalam bahasa sunda sorodoy. Wajar saja kalau rumah Ani mudah rusak ketika diterjang angin puting beliung.

” Karena bangunannya semi permanen, ketika ada angin kencang atap rumah jadi ikut beterbangan,” ujar Yudha.

Beruntung warga setempat tergerak untuk gotong royong membantu pembangunan rumah Ani tersebut. Namun sekarang ini menyisakan beberapa kendala. Karena keuangan warga tidak cukup. Warga memiliki beban yang harus dibayar ke toko bangunan.

baca juga: Sambut Ramadhan, LKS Al-Hikmah Cabang Ciamis Distribusikan Wakaf Al-Quran dan Santunan Guru Ngaji

” Saya berkunjung untuk ikut bergotong royong meringankan beban ibu Ani. Ibu Ani sendiri seorang janda, dia menghidupi kedua anaknya dengan menjadi tukang ojeg,” terang Yudha.

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator PKH Kecamatan Banyuresmi, Ali Muhamad Maliki yang turut mendampingi kunjungan Yudha itu mengucapkan terima kasih atas kepedulian Ketua DPC PDI Perjuangan Garut itu.

” Saya ucapkan terima kasih kepada pak Yudha ya yang telah peduli terhadap warga PKH, terhadap bu Anisa (Ani) yang rumahnya rusak karena angin puting beliung,” ujar Ali.

” Ya mudah-mudahan khususnya di Cibuntu dan Tarikolot ini bisa mendapatkan bantuan rutilahu atau apa lah, Yang penting rumahnya layak,” tambah Ali.