Warga Perum pasirlingga Petani dan Petambak Ikan Desa jati Tarogong kaler Garut Resah Air Limbah Hitam Bau Aliri Parit Lingkunganya

Kesehatan375 Dilihat

Garut, SinarPriangancom.

Dulu wilayah Tarogong kabupaten garut, sangat terkenal dengan panorama alam yang sangat menakjubkan dari mulai pemandangan, kebersihan sampai Aliran air bersih yang bersumber dari gunung guntur yang alami.

Sekarang sesuai perkembangan jaman dan pertumbuhan penduduk, juga kehadiran para pengusaha dan persainganya kini Wilayah Tarogong ini harus tercemar oleh pencemaran Air Limbah warna hitam dengan bau menyengat, yang di duga bersumber dari pengelola Restoran berada di jalan Raya lintasan Garut-Bandung tepatnya di wilayah Desa pananjung kecamatan Tarogong kaler, kabupaten Garut.

Hal ini di ceritakan salah seorang warga (Perum pasirlingga) yang juga mewakili warga lainya yang mohon namanya tidak dicamtumkan, sebut saja (U) kepada Awak media Sinarpriangancom, 04/10/22, mengatakan bahwa kejadian drainase atau saluran air yang mengalir ke lintasan penduduk ini, sudah berlangsung lama dengan bau menyengat warna air hitam, sampai sempat juga menganggu kesehatan terhadap pernapasan, dan di sisi lain biasanya kami juga memanpaatkan lahan dengan bertambak ikan tawar, sekarang mah engga karena beberapa kali dicoba kekuatanya hanya satu mingguanlah Ikanya pada mati karena mungkin nggak kuat dengan Air yang sudah terkontaminasi air limbah tersebut, emang kalau lagi musim hujan nggak kelihatan karena terbawa oleh derasnya Air, tandas (U).

Masih dilokasi yang sama awak media, beranjak menghampiri salah seorang petani yang bernama (Didin 58 tahun) (penyewa lahan) asal cikajang ini kebetulan sedang merawat tanaman (jenis Kol), menerangkan bahwa sebenarnya tanaman sayuran jenis kol ini kalau di siram dengan air yang mengalir tanpa terkontaminasi limbah, supaya hasil pertanian kami juga mulus dengan kwalitas yang baik, tapi apa boleh buat karena kami hanya menyewa lahan akhirnya kami hanya mengadu keberuntungan saja, waloupun hasil panennya buah (KOL) tak semulus yang diharapkan alias akar tanaman ini juga sudah terairi resapan air Limbah tersebut, sehingga waktunya panen tiba buah kolnya keluar bintik bintik hitam, sedangkan ketika diborongkan ke bandar atau dipasarkan harganya juga jatoh, ujar didin.

Selepas investigasi lapangan Awak media menuju pihak management Restoran dimaksud ( Asep sraberi ASTRO ), setelah memperkenalkan identitas diri dan profesi, kami diterima oleh salah seorang yang bernama Jamil  (Suvervisor ) wawancara pun dilaksanakan setelah mengijinkan untuk mengambil Foto  (penampungan air limbah ).

Dalam keterangan yang disampaikannya, benar dan diakui bahwa RM ASTRO, masih ada Air pembuangan limbah yang mengalir ke parit tersebut, walaupun sebenarnya kami juga punya penampungan atau penyaringan air ( Bak Control ) sebelum keluar pembuangan ke parit dimaksud, dan juga hal ini telah disampaikan kepada atasanya (manager), juga kami juga telah menerima surat dari ( LSM ) yang sama Terkait Aliran Limbah, dan dengan adanya kedatangan wartawan dengan secepatnya juga akan kami sampaikan ke atasan saya, pungkasnya.

Konfirmasi selanjutnya tertuju pada LSM ( Aliansi masyarakat bersatu, ALMATU ) kebetulan diterima oleh sekjennya yaitu Ipan, dalam keterangan yang disampaikannya terkait adanya dugaan pencemaraan limbah Cair hitam bau menyengat yang bersumber dari pembuangan Restoran dari ( CIBIUK RESTO, ASTRO, RACIK DESA dan SAUNG PANANJUNG ), dan hal ini telah kami Audensikan di DLHKP garut, dengan nota (BA) kesepemahan terlampir dan ditanda tangani bersama, namun sampai saat ini belum adanya itikad baik dari pengusaha Resto di maksud dalam perbaikan atau menanggulangi tercecernya aliran Limbah ini yang tetap mengalir ke parit pemukiman penduduk dan lahan pertanian juga peternakan ikan, jadi terpaksa kami akan membawa warga dengan jumlah yang lebih banyak lagi ke DPRD garut, Insha Allah hari senin di agendakannya karena ini jelas dugaanya telah mengabaikan Undang undang no.23. Tahun 2009 (tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup), (pasal 1 angka 14 UU.PPLH), tandas Sekjen Almatu.

Pewarta/publikasi: Endang.Supardin.