Bio Farma Salurkan Vaksinasi Tetanus dan Bantuan Logistik untuk Korban Longsor Bandung Barat, Perkuat Peran BUMN di Jawa Barat

Kesehatan, Sosial283 Dilihat

BANDUNG BARAT – PT Bio Farma (Persero) kembali menegaskan perannya sebagai BUMN farmasi yang berakar kuat di Jawa Barat dengan turun langsung membantu penanganan bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Bencana yang terjadi pada 24 Januari 2026 tersebut mendorong Bio Farma menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa vaksinasi tetanus serta bantuan logistik darurat bagi warga terdampak dan para relawan.

Respons cepat dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat di wilayah tempat Bio Farma tumbuh dan beroperasi. Sebanyak 1.000 dosis vaksin tetanus disalurkan untuk melindungi relawan dan warga yang berisiko mengalami luka terbuka di lokasi bencana. Selain itu, Bio Farma juga menyalurkan berbagai bantuan logistik, mulai dari paket sembako, hygiene kit, medicine kit, hingga family kit guna menopang kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat.

Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan bencana merupakan bagian dari mandat dan nilai yang diemban oleh BUMN.

“Sebagai BUMN farmasi yang berkedudukan di Jawa Barat, Bio Farma memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu masyarakat sekitar, khususnya dalam situasi darurat. Vaksinasi tetanus ini merupakan langkah preventif untuk melindungi relawan dan korban dari risiko infeksi, sementara bantuan logistik diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak dan mempercepat proses pemulihan,” ujar Shadiq.

baca juga: Distributor Bibit Alpukat Berpengalaman di Indonesia, Hubungi Kontaknya

Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan implementasi nyata Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang sejalan dengan agenda pembangunan daerah serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya dari sisi perusahaan, kepedulian juga ditunjukkan oleh insan Bio Farma. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bio Farma, para karyawan secara sukarela menghimpun dan menyalurkan donasi senilai Rp50 juta untuk membantu memenuhi kebutuhan warga terdampak. Aksi tersebut mencerminkan solidaritas dan empati karyawan terhadap masyarakat Jawa Barat yang tengah menghadapi musibah.

Apresiasi atas dukungan tersebut disampaikan Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail. Ia menilai kontribusi Bio Farma sangat membantu upaya penanganan darurat di lapangan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dan masyarakat Desa Pasirlangu, kami menyampaikan terima kasih kepada Bio Farma atas bantuan yang diberikan. Dukungan vaksinasi bagi relawan sangat penting untuk memastikan proses evakuasi dan penanganan korban dapat berjalan dengan aman,” ujarnya.

baca juga: Warga Pameungpeuk Bisa Beli Bibit Alpukat di Sini

Seluruh rangkaian bantuan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat. Penyaluran disesuaikan dengan kondisi di lapangan dan dipusatkan di lokasi terdampak serta titik pengungsian terpadu di Desa Pasirlangu.

Bencana longsor tersebut menimbulkan risiko kesehatan yang cukup tinggi, terutama potensi infeksi akibat luka terbuka di lingkungan yang belum sepenuhnya pulih. Dalam situasi ini, vaksinasi tetanus menjadi langkah preventif yang krusial, sementara bantuan logistik memastikan kebutuhan dasar para penyintas tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Ke depan, Bio Farma menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Sebagai BUMN yang tumbuh dan berkembang di Jawa Barat, Bio Farma berupaya memastikan ketahanan kesehatan masyarakat semakin kuat dan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat di saat paling membutuhkan.