
Dr. Asep surachman berharap dengan upaya yang sudah di lakukan Kabid pencegahan dan pengendalian penyakit Kabupaten Garut di tahun depan tida ada lagi kasus Hiv di kabupaten Garut. “Jangan ada kasus baru dan jangan ada kasus yang meninggal karena Hiv/Aids. Kita juga melakukan screaning kepada populasi ibu hamil. Komunitas waria. Komunitas LSL. Komunitas suka sex bebas. Lapas. Bapas. Dan penderita TBC kita periksa Hiv nya. karena target kita tahun ini 62225 harus dikejar untuk mengetahui penderita yang baru karena sebagian besar terkena Hiv itu di komunitas sex menyimpang laki suka laki.”
“himbauan saya untuk masyarakat garut perkuat ketahanan keluarga. pendidikan yang baik karena itu dasar pundamental yang baik, dan agama yang kuat, Semoga kasus Hiv/Aids di kabupaten Garut turun tahun depan” lanjutnya
Masih ditempat yang sama Personil VOB yang menjadi bintang tamu di acara memperingati Hari Aids Sedunia pun menberikan himbauan kepada anak remaja dan masyarakat Garut untuk membekali pengetahuan tentang Hiv/Aids, “karena harus tahu juga seberapa bahaya jika terkena Hiv/Aids dan itu bisa meruksak masa depan. Banyak belajar dari diri sendiri dan ikutlah ke seminar – seminar tentang bahaya dan pencegahan Hiv /Aids” pungkas Marsya Vokalis VOB.
Pewarta Alfat
Baca Juga :
Di Rapat koordinasi Dan Evaluasi UPZ SKPD se-Kabupaten Garut, Helmi Budiman Ucapkan Terimakasih Kepada Baznas Kabupaten Garut
Apresiasi Dari Masyarakat, Untuk Kepala Desa Cinta Damai




