Ironis, Tanam Jagung Program Presiden di Garut Terkendala Kredit KUR 

Berita33 Dilihat

 

 

Sinar Priangan News

Warga di Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, mengeluhkan sulitnya mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung program budidaya jagung hibrida yang menjadi bagian dari program Presiden Prabowo Subianto. Kendala utama yang dihadapi para calon petani disebut berkaitan dengan riwayat BI checking atau catatan kredit perbankan.

 

Warga Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Feri, mengaku dirinya mendapat ajakan dari pihak kepolisian sektor Bayongbong untuk mengembangkan budidaya jagung hibrida sebagai upaya mendukung program pemerintah di sektor pertanian.

 

Menurut Feri, untuk menunjang kebutuhan modal usaha, para petani diarahkan agar memanfaatkan fasilitas pembiayaan KUR melalui salah satu bank Himbara (BRI) di wilayah Kecamatan Bayongbong. Namun saat proses pengajuan dilakukan, akses pembiayaan justru terkendala masalah riwayat kredit.

 

“Jadi waktu itu saya diberikan opsi oleh pihak kepolisian untuk mengakses pinjaman kur untuk permodalan budidaya jagung hibrida tersebut. Namun setelah kita mengakses ke bank, tampaknya kredit tersebut masih sulit diakses karena terkendala oleh masalah BI checking,” ujarnya, Kamis (14/5).

 

Feri mengaku memiliki catatan tunggakan pada kredit di salah satu leasing. Meski demikian, ia menilai kondisi tersebut seharusnya tidak menjadi hambatan utama untuk memperoleh pembiayaan usaha produktif.

 

” Dalam riwayat kredit Saya memang ada sedikit catatan tunggakan, namun secara umum cicilan saya itu masih terbilang lancar. Dengan ada masalah tersebut sampai sekarang saya masih belum bisa mengakses kredit kur karena pihak bank menyebut hal itu menjadi salah satu kendala,” sambungnya.

 

Ia berharap pihak perbankan, khususnya bank-bank Himbara, dapat memberikan kebijakan yang lebih fleksibel bagi masyarakat yang menjalankan usaha produktif, terlebih usaha yang mendukung program pemerintah.

 

“Apa salahnya bang himbara itu positif thinking dan tidak terlalu mempermasalahkan riwayat BI checking yang tidak terlalu parah catatannya. Apalagi untuk usaha yang kita jalankan ini kan benar-benar mendukung program pemerintah dan diawasi pihak kepolisian. Jadi kita akan serius melakukan usaha ini,” ujarnya.

 

Selain itu, Ferry meminta pemerintah pusat ikut turun tangan agar akses pembiayaan bagi petani dan pelaku usaha kecil lebih mudah diperoleh. Menurutnya, dukungan modal menjadi faktor penting dalam keberhasilan program budidaya jagung hibrida di daerah.

 

Ia menilai, apabila akses pembiayaan dipermudah, program pertanian tersebut berpotensi meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Garut.

 

 

 

 

Pewarta:

**Redd””