GARUT, Sinarpriangan.com– Bupati Garut, Rudy Gunawan, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Manajemen Keuangan dan Pengadaan Barang Jasa Kabupaten Garut Tahun 2023 di Ballroom Hotel Harmoni, Senin (20/11/2023).
Dalam sambutannya, Bupati mengingatkan para ASN tentang pentingnya membaca aturan yang berlaku, serta mendorong mereka untuk memperoleh sertifikat keahlian, termasuk Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa.
Bupati Rudy Gunawan berharap agar para ASN yang memiliki karir panjang dapat memperhatikan kebutuhan sertifikasi keahlian.
“Sekarang ini adalah sertifikasi keahlian,” ujarnya.

“Di mana PPK atau pokja pemilihan atau pejabat pengadaan barang jasa wajib memiliki sertifikat keahlian tingkat dasar di bidang pengadaan barang dan jasa sampai dengan 31 Desember 2023. Berarti akhir tahun ini semua yang bergerak di pengadaan barang jasa harus memiliki sertifikat barang dan jasa,” ucapnya.
BPSDM Provinsi Jawa Barat sendiri telah melaksanakan pelatihan dan uji sertifikasi untuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat, serta memfasilitasi pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, termasuk Cirebon, Depok, dan Subang.
“”Alhamdulilah berkat adanya penyelenggaraan terkait dengan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah) terjadi peningkatan angka kelulusan uji sertifikasi PBJ,” katanya.

“Meningkatkan kompetensi peserta diklat khususnya di bidang pengelolaan keuangan melalui diklat manajemen keuangan dan bidang pengadaan barang dan jasa melalui diklat dan ujian sertifikasi pengadaan barang dan jasa level 1,” ucapnya.
Jajat mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti diklat manajemen keuangan adalah sebanyak 77 orang. Sedangkan yang mengikuti diklat pengadaan barang jasa sekaligus uji sertifikasi pengadaan barang jasa sebanyak 149 orang, namun hanya 69 peserta yang mengikuti uji sertifikasi pengadaan barang jasa.
Pewarta “Dede”
Baca Juag :
Aksi Pemuda Garut Berseka Bersihkan Sungai Citameng Dari Tumpukan Sampah
Wabup Menyuarakan, Dukungan Kemerdekaan Palestina Harus Dilakukan Bersama




