Wakil Ketua DPRD Garut, Ayi Suryana, Pimpin Panen Raya Jagung serta Launching 168 SPPG Polri bersama Forkopimda dan Petani

Dengan terselenggaranya Panen Raya Jagung Kuartal II dan pengoperasian 168 SPPG Polri, hubungan kerja sama antara DPRD, Forkopimda, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan semakin erat.

Berita50 Dilihat

Sinar Priangan News

 

Garut, 16 Mei 2026. Sebuah momentum kebersamaan lintas sektor terlihat di kawasan Pasir Jengkol, Desa Sukahaji, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, Ayi Suryana, S.E., tampil memimpin jalannya kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang dirangkaikan dengan Launching Operasional 168 Sentra Pelayanan Polri (SPPG). Dalam acara tersebut, beliau didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta puluhan petani setempat.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (16/5) ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dewan, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat berjalan harmonis. Ayi Suryana tidak sekadar hadir, tetapi turun langsung ke area persawahan. Ia ikut memanen jagung bersama para petani, sebuah aksi yang menunjukkan kepedulian nyata terhadap sektor pertanian sebagai penopang ekonomi rakyat.

 

Suasana gotong royong sangat terasa. Para petani tampak antusias saat Ayi Suryana dan jajaran Forkopimda menyapa mereka di sela-sela panen. Menurut Ayi, kehadiran para pemimpin daerah di tengah petani bukanlah seremonial belaka. “Ini bentuk dukungan nyata agar produktivitas pertanian di Garut terus meningkat,” ujarnya.

 

Selain panen raya, acara ini juga menjadi ajang resmi peluncuran operasional 168 SPPG Polri. Program ini dirancang untuk memperkuat sinergi Polri dengan pemerintah dan komunitas lokal. Diharapkan, layanan kepolisian yang lebih cepat dan tepat dapat terwujud, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di wilayah Garut.

 

Dalam sambutannya, Ayi Suryana menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang selama ini konsisten menjaga kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab petani atau pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif. “Ketika pangan aman, masyarakat sejahtera. Itu yang kita perjuangkan bersama,” kata Ayi.

 

Ia juga berharap momen panen raya ini menjadi motivasi bagi para petani Garut untuk terus meningkatkan hasil produksi serta kualitas jagung. Menurutnya, sektor pertanian memiliki kontribusi strategis, tidak hanya terhadap ekonomi daerah, tetapi juga terhadap stabilitas sosial.

 

Dengan terselenggaranya Panen Raya Jagung Kuartal II dan pengoperasian 168 SPPG Polri, hubungan kerja sama antara DPRD, Forkopimda, aparat keamanan, dan masyarakat diharapkan semakin erat. Sinergi yang solid inilah yang akan menjadi fondasi utama bagi pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan seluruh warga Kabupaten Garut.

 

 

 

Pewarta:

*Redd*