Warga Muhammadiyah Garut Ikuti Shalat Iduladha di Kerkhof

Berita, Hukum11873 Dilihat

Meski begitu, imbuh Nurdin, perbedaan itu tidak menggoyahkan warga Muhammadiyah, karena Muhammadiyah sudah mempunyai ketetapan yang sudah disepakati bersama.

“Saya kira perbedaan ini tidak akan menggoyahkan kita tentu warga Muhammadiyah, karena kita sudah mempunyai ketetapan yang memang sudah ditetapkan berdasarkan kaidah-kaidah yang kita pahami dan kita sepakati bersama,” ujar Nurdin.

Dalam kesempatan ini juga, Sekda Garut menyampaikan sambutan tertulis Bupati Garut, Rudy Gunawan, menyatakan jika pelaksanaan Iduladha tahun ini merupakan kesempatan terakhir bagi dirinya bersama dr. Helmi Budiman mengikuti salat id dalam kapasitas Bupati dan Wakil Bupati Garut.

Peristiwa puluhan ribu tahun lalu terkait kurban ini, memiliki nilai yang penting dan akan selalu relevan dalam kehidupan di masa kapan pun.

Bupati mengungkapkan peringatan hari raya Iduladha juga mengajak semua pihak untuk senantiasa bercermin, bahwa eliminasi egoisme manusia atas kepemilikan diri dan kelompok, kesabaran, serta ketangguhan merupakan modal utama yang harus ditumbuhkembangkan dalam rangka menghadapi berbagai persoalan kehidupan di era globalisasi, serta untuk meningkatkan kebersamaan dan solidaritas sosial.

“Hari raya Iduladha hendaknya menumbuhkan sikap kita untuk terus berupaya menyempurnakan jati diri sebagai manusia yang harus menjaga hubungan vertikal dengan Allah SWT dan hubungan horizontal dengan sesama manusia, serta teguh menjaga kelestarian alam dan ekosistem semesta,” ucapnya.