KLARIFIKASI PEMERINTAH DESA SUKAJAYA TERKAIT PEMBERITAAN KONDISI PELAYANAN DAN AKTIVITAS KANTOR DESA

Berita58 Dilihat

 

Sinar Priangan News

Pemerintah Desa Sukajaya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar di salah satu media mengenai kondisi pelayanan dan aktivitas pemerintahan desa pada Jumat, 29 Mei 2026.

Saat ditemui awak media Sinar Priangan di Kantor Desa Sukajaya, Kepala Desa Sukajaya, Nyanyang Cahyadi, menegaskan bahwa informasi yang menyebut adanya intimidasi terhadap aparatur desa oleh seorang anak yang sedang sakit, serta anggapan bahwa aktivitas kantor desa lumpuh, tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Menurut Nyanyang Cahyadi, tidak pernah terjadi tindakan intimidasi maupun kekerasan terhadap perangkat desa sebagaimana yang diberitakan. Ia menjelaskan bahwa pihak yang dimaksud hanya sempat membuat keributan kecil atau berbicara dengan nada keras, namun situasi tetap aman dan terkendali.

Selain itu, ia juga membantah anggapan bahwa aktivitas pemerintahan desa mengalami kelumpuhan. Sejak pagi hari, sejumlah perangkat desa tetap menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat seperti biasa.

“Tidak benar jika disebut lumpuh. Dari pagi juga banyak perangkat desa yang berada di kantor dan tetap menjalankan tugas pelayanan,” ujarnya.

Nyanyang Cahyadi juga menjelaskan bahwa dirinya saat kejadian sedang menghadiri rapat koordinasi (rakor) di Kecamatan Sukaresmi. Setelah memastikan aktivitas kantor berjalan sebagaimana mestinya, ia kemudian menghadiri rapat tersebut.

Sementara itu, salah satu perangkat desa, Tatang, yang bertugas di bagian pelayanan, turut memberikan penjelasan. Ia mengatakan bahwa dirinya sempat meninggalkan kantor kurang lebih hanya sekitar setengah jam untuk mengurus pengukuran lahan warga. Beberapa perangkat desa lainnya juga sedang melaksanakan tugas lapangan terkait pengukuran tanah milik warga.

Pemerintah Desa Sukajaya berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Pemerintah desa juga mengajak seluruh pihak untuk tetap mengedepankan klarifikasi, komunikasi yang baik, serta menjaga kondusivitas demi terciptanya suasana yang aman dan harmonis di tengah masyarakat.

Pewarta: Ujang Bahar