Salarea Fondation Gelar Launching Salarea Mengajar di SMA PGRI Cibatu Bersama Jamkrindo

Artikel3273 Dilihat

Semuanya itu pendakatan digitilisasi kelas kelanya pun selain peraktek langsung ada teori ada hibrid juga pertemuan dan satu kelas itu rata rata 6 pertemuan dengan mengharumkan berbagi pengalaman.

“dari pelaku akademisi pelaku usaha pengusaha pembisnis terus dari pemerintah juga dari kalangan kalangan fropesional,”Ucapnya.

Dadan juga berharap bisa menambah gizi pemhaman kepada anak anak sekolah , dan untuk yang pertama yang di launching itu untuk kelas barista muda.

“Ini program kopi makanya kita hadirkan itu salahsatunya cikopi mang eko dia banyak berbisnis di reterial kopi di bandung 1 lagi kita menambahkan pak hamzah menjadi sunda hejo cuma beliau tidak hadir tapi ada wakilnya bu siti dan sunda hejo ini sebagai exsportir kan itu yang di leles dan exsportir kopi yang cukup besar,”Papar Dadan.

Sehingga bisa berbagi pengalaman dan harapannya bisa launching di SMA PGRI Cibatu ini ada kelanjutan untuk mengenalkan lagi di SMA N 3 Garut itu kelas untuk konten kreator.

“Kalau SMA Negri 1Cibatu Yang sekarang menjadi SMAN 3 Garut itu kelas saya dulu dan tempat belajar saya di sana sementara kalau SMA PGRI itu adalah tempat bapak saya ngajar selama 20 tahun,”Terang Dadan.

Sehingga kita mengenang kembali perjalanan dan bapak saya pernah di sini , dan harpannya anak anak muda ini lebih kreatip dan inomatif.

“Bukan berari mereka di kasih kewirausahawan untuk menjadi pembisnis atau segala macam tapi menta protektipnya itu adalah entrepender , entrepender itu adalah artinya jangan di sempitkan sebagai pedagang jualan segalamacam ,”Beber dadan.

Dadan juga mengeaskan seorang konten kreator itu youtuber itu pedagang juga pedagang konten menjual prodak dan harus menghasilkan prodak bagus , menarik , dan itu bisa menghasilkan uang
Yang di jualnya apa ? Ide gagasan kretipitas dan inovasi jangan sampai media sosial kita banyak di hinggapi banyak di banjiri dengan konten konten negatif konten konten yang meruksak.

“Kita menyiap kan anak anak muda itu untuk di ajak di kasih wawasan edukasi , dunia enterteiment itu luas bukan berarti untuk menjadi pengusaha mau jadi karyawan , pegawei , kontraktor ,”Tegasnya.(atu)

 

Baca Juga :

Bupati Garut Minta Para Kades Jangan Takut Kelola Dana Desa

 

Polres Garut Gelar Sunatan Massal di Mobil Baracuda

 

6 Tanda masalah Disfungsi Ereksi