Rudy juga mengatakan, bahwa sejak 2015 lalu, dirinya selaku Bupati Garut telah memberikan lebih daripada 17 tanah hibah kepada Polres Garut, karena dirinya melihat bahwa banyak bangunan polsek yang sangat tidak memadai dan memiliki luas yang sangat kecil.
“Karena memang kami merasakan bahwa tata tentrem yang merupakan logo dari Garut tata tentrem kertaraharja itu ini dapat diwujudkan misalnya dengan keamanan dan ketertiban,” katanya.
Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga termasuk dalam bulan bakti kesehatan, di mana pihaknya mendapatkan perintah dari Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Akhmad Wiyagus, untuk menyelenggarakan kegiatan ini dengan mengikuti petunjuk dan arahan dari Kabid Dokkes Polda Jabar.
Kapolres Garut memaparkan, ada 9 kegiatan dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-77 ini, yang salah satunya adalah kegiatan paling unik yaitu khitanan massal yang dilaksanakan di mobil baracuda. Ia mengungkapkan, bahwa pelaksanaan khitan di mobil baracuda ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Indonesia.
“Ini wujud penghargaan kami kepada satuan Brimob yang selama ini telah membantu kami dalam melaksanakan tugas tugas keamanan di wilayah Jawa Barat,” ucapnya saat diwawancarai oleh awak media.
Selain pelaksanaan khitanan massal, imbuh Kapolres Garut, dalam kegiatan ini juga dilakukan kegiatan Bantuan Hidup Dasar (BHD), di mana pihaknya memberikan edukasi berupa cara penanganan pertama terhadap korban yang memiliki penyakit jantung maupun stroke.




