Dosen Cantik dari Garut, Ajarkan Pendidikan Karakter dengan Membuat Film

Artikel, Pendidikan406 Dilihat

GARUT, Sinarpriangan.com – Susi Susilawati, S.Pd, M.Pd, Dosen cantik dari STIE Yasa Anggana di Kabupaten Garut, ajarkan pendidikan karakter kepada mahasiswa dengan membuat film.

Dosen cantik yang mengajar mata kuliah Bahasa Indonesia itu mengajarkan membuat film kepada mahasiswa semester 1 Jurusan Manajemen, sebagai bekal berharga untuk menjalani semester selanjutnya dan bekal di  masa depan.

Bekal berharga itu adalah tentang pendidikan karakter. Mahasiswa diajarkan bagaimana mempunyai rasa tanggung jawab, mempunyai kedisiplinan, kemandirian, melatih kerja tim, dan melatih mental.

Susi menjelaskan, dengan membuat film ini mahasiswa belajar banyak tentang bagaimana melatih mental mereka. Mahasiswa diberikan tantangan untuk mengekspresikan kemampuan mereka lewat film. Sehingga ke depan diharapkan mahasiswa berani tampil di depan umum.

Kaitan melatih mental ini menurut Susi sangat penting. Pasalnya tak sedikit ada anak yang secara IQ cerdas, tapi tidak berani mengekspresikan kepintarannya. Hal itu membuat anak pintar terkadang tidak diketahui karena pemalu atau minder tampil di depan umum.

” Seorang juarapun, seorang yang dianggap cerdas IQ tinggi, dia bisa drop kalau dia tidak menguasai saat berhadapan di hadapan orang banyak,” ujarnya.

Sebaliknya, ada anak yang secara IQ biasa saja, namun berani tampil di depan umum, maka anak seperti ini di kemudian hari akan bermanfaat bagi masyarakat.

” Karena percuma orang yang IQ-nya bagus, pintar, tapi tidak berani tampil di depan umum. Jadi kepintarannya hanya untuk dirinya sendiri,” kata Susi.

baca juga: Sudah Masuk DTKS Tapi Belum Dapat Bansos, TKSK Garut Bilang Gini

Selain itu, dari membuat film ini juga mahasiswa belajar banyak soal kerja tim. Bahwasanya di kemudian hari mereka mungkin saja ada yang akan menjadi pengusaha atau pimpinan perusahaan. Dan untuk membangun perusahaan itu diperlukan kerja tim.

Selanjutnya mahasiswa juga diajarkan tentang tanggung jawab. Bahwa dari peran bermain film ini mereka bertanggung jawab atas peran masing-masing. Hal ini juga penting di kemudian hari ketika mereka sudah di dunia kerja.

Ataupun untuk jangka pendeknya, pendidikan karakter ini sangat diperlukan untuk diimplementasikan dalam menyelesaikan perkuliahan di semester selanjutnya.

baca juga: Pagu Dana Desa Berkurang, Kades Karyamukti Anggap Biasa Saja

Lebih jauh Susi menjelaskan, ada dua kelas dari semester 1 yang diberikan tugas membuat film. Diantaranya ada 6 kelompok yang menghasilkan 6 karya film.

Hasil karya mahasiswa ini pun ditampilkan Rabu 18 Januari 2023 di Reverdose, Eatery & Music Place yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No 10, Paminggir, Kecamatan Garut Kota, Rabu 18 Januari 2023.

Susi bersama tim juri memberikan penilaian terhadap karya film mahasiswa tersebut.

baca juga: Jalan Pasirwangi Minim Drainase, Statusnya Jalan Provinsi

Penayangan film sendiri dilakukan melalui siaran YouTube, karena karya yang sudah dibuat itu wajib di-upload ke YouTube.

Seluruh dari karya film ini dilakukan murni oleh mahasiswa. Baik dari pemeran, sutradara bahkan editor video juga oleh mahasiswa.

baca juga: Jumlah Desa/Kelurahan di Kecamatan Tarogong Kidul, Garut