Disparbud Jabar Sebut Semakin Kurangnya Generasi Muda Menggunakan Bahasa Sunda

Berita1316 Dilihat

GARUT Sinarpriangan.com- Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jabar, Benny Bachtiar, sebut makin Kurangnya Generasi muda mengunakan bahasa Sunda.

Disampaikan Benny setelah membuka acara Rakor penanganan bahasa daerah wilayah budaya Sunda Priangan provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan di Hotel Harmoni Garut, Rabu 8 Nopember 2023.

Menanggapi hal tersebut, Benny Bachtiar berkomitmen untuk melaksanakan coba mendorong dengan Dinas Pendidikan tentunya untuk pendidikan dasar 9 tahun ini terutama sekolah dasar diupayakan bahasa Sunda ini kita kembangkan kembali di tingkat sekolah.

Diakuinya, Munculnya kekhawatiran masyarakat soal bahasa Sunda yang semakin tidak digunakan oleh generasi muda, Kadisparbud Jabar menyebutkan benteng utama bahasa Sunda adalah keluarga.

” iya itukan menjadi problemnya kita jadi masyarakat ini lebih gengsinya lebih baik kalau menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa inggris padahalkan tidak begitu bahasa ibu itu menjadi penting kenapa penting karena untuk bahasa-bahasa lain bisa dipelajari di pendidikan formal bahasa inggris, bahasa jepang dan lain sebagainya,”

Intinya, kata Benny, Bahasa ibu inikan tidak ada pendidikan formalnya justru keseharian itulah yang mesti dipakai maka saya sampaikan tadi diawal ketika orang tua saya menyampaikan bahwa tolong anakmu itu di diajarkan bahasa Sunda saja dirumah itu jangan pakai bahasa Indonesia atau bahasa asing kenapa bahasa Indonesia dan bahasa asing itu akan bisa dengan sendirinya ketika anak itu menginjak kepada pendidikan formal begitu,” .

Kata Benny, Disparbud Jabar siap memfasilitasi dan coba mendorong dengan Dinas Pendidikan tentunya untuk pendidikan dasar 9 tahun ini terutama sekolah dasar diupayakan bahasa Sunda ini kita kembangkan kembali di tingkat sekolah.

“Itulah yang menjadi PR kita, dan kenapa rapat koordinasi ini menjadi penting iyakan untuk menyamakan persepsi bagai mana kita mampu menjaga dan melestarikan bahasa ibu ini itu yang penting bagi kita, iya kalau itu tidak bisa dilakukan oleh kita hari ini siapa lagi yang akan melakukan itu makanya bahasa Sunda ini terutama di Priangan ini harus betul betul di lakukan dari mulai akar atau dipedesaan karena orang-orang Desa itukan lebih bergengsi kalau anaknya di ajak bahasa Indonesia padahal tidak begitu,”ujarnya.

“Nah ini juga yang kita coba dorong hari ini sekolah-sekolah dasar terutama di Kabupaten kota tentunya untuk pendidikan dasar 9 tahun ini terutama sekolah dasar diupayakan bahasa Sunda ini kita kembangkan kembali di tingkat sekolah,” pungkasnya

( Dede mulyana )

 

Baca Juga :

Evaluasi dan Penguatan Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

 

Kenali Gejala Dan Tanda-Tanda Penyakit Monkeypox

 

Lampiran Keputusan Bupati Garut Nomer 100 .3.3.2/Kep 66 DPMD/2023 Tanggal 2 – 2- 2023, Menurut Sekdis DPMD,itu Tidak Benar.