Difteri Menyerang Warga Garut, Dinkes Minta Lakukan Ini

Berita, Kesehatan921 Dilihat

GARUT – Warga Kabupaten Garut saat ini tengah diserang oleh penyakit difteri. Penyakit ini cukup berbahaya dan bahkan sudah memakan korban jiwa di Kabupaten Garut.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr. Leli Yuliani mengatakan bahwa difteri sama bahayanya dengan covid-19.

Dan beberapa wilayah dilaporkan telah diserang penyakit difteri. Antara lain di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangatikan. Kemudian juga ada yang masih tahap pemeriksaan yaitu di Kecamatan Tarogong Kaler.

Sampai dengan selasa kemarin, Leli mengatakan ada 2 orang yang dinyatakan positif difteri. Kemudian hari ini dilaporkan lagi bertambah 3 orang.

“ Tetapi hari ini, Rabu (22/02) ada laporan lagi yang positif tambah 3 menjadi 5 orang. Hal itu berdasarkan informasi dari hasil Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) provinsi,” ujar Leli.

Sementara itu ada pula yang diduga mengalami gejala (suspek). Mereka tengah diisolasi di rumah. Dan untuk mereka yang diisolasi ini mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Garut berupa sembako.

Leli menjelaskan, sebagai bentuk antisipasi terhadap penyakit difteri, masyarakat diminta melakukan imunisasi pada anak-anaknya.

baca juga: Kemenkop UKM Bantu Pelaku Usaha di Garut, Gerakkan Ekosistem Antar Pelaku Usaha dan Lembaga Pembiayaan

Adapun ketika mengalami gejala diharapkan segera melapor ke puskesmas. gejala difgeri antara lain nyeri tenggorokan, demam, bengkak di leher terutama pada membran putih di tenggorokan.

baca juga: Merasa Dibodohi Soal BPJS Kesehatan, Warga Garut Ini Akan Lapor ke Polres Garut

“Nah itu harus segera melapor ke Puskesmas, dan juga di samping itu memang kita harus jaga jaga terhadap protokol kesehatan ya. Karena bakteri itu juga menular lewat percikan ludah, sehingga bisa menular lewat batuk, bersin kemudian berbicara, dan juga penggunaan alat makan bersama,itu juga harus hati – hati.. Begini covid-19 dan difteri sama bahayanya, makanya masyarakat harus hati hati,” ujarnya.

baca juga: Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar Dorong Bantuan Keuangan ke Desa