Bupati Garut: Anak-anak Jangan Disakiti, Harus Dilindungi

Berita495 Dilihat

GARUT, Sinarpriangan.com – Tepat pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya, diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN). Dengan penuh semangat dan kepedulian terhadap generasi penerus bangsa, peringatan HAN tahun ini mengusung tema yang menggugah, “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.

Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengambil kesempatan ini untuk menyuarakan harapannya agar anak-anak di Kabupaten Garut tumbuh dalam keadaan sehat, cerdas, dan berakhlakul karimah.

Dalam momen HAN Tahun 2023, Bupati Garut dengan tulus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, menyadari bahwa masih banyak anak-anak yang memerlukan bantuan ekonomi karena orang tua mereka berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Kepekaan sosialnya terhadap kondisi ini mendorongnya untuk mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan perlindungan dan dukungan kepada anak-anak, sejalan dengan tema besar HAN tahun ini, “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”.

Bupati Garut menekankan bahwa anak-anak harus tumbuh dengan bebas untuk menemukan jati diri mereka dengan bimbingan yang baik dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah-sekolah agama seperti FKDT (Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah) dan lainnya. Lebih dari itu, anak-anak juga harus diberdayakan untuk memiliki kesehatan yang baik, kecerdasan yang berkembang, dan berakhlakul karimah, yaitu berakhlak baik dan mulia.

BACA JUGA: Penghafal Al Quran di Pesantren Cipati Dapat Hadiah Istimewa dari Bupati Garut

“Anak tidak boleh disakiti oleh siapapun terutama oleh orang tua dan lingkungannya, anak harus tumbuh dengan bebas untuk mendapatkan jati diri,” ujar Bupati Garut dambil dikerubungi anak-anak yang sedang berkunjung ke Area Gedung Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Minggu (23/07/2023).

Salah satu makna penting peringatan HAN di Kabupaten Garut adalah memberikan kasih sayang dan perlindungan bagi anak-anak, karena mereka memerlukan kejelasan dalam perlakuan dari orang tua, pemerintah, dan lingkungan sekolah. Bupati Rudy menegaskan bahwa tidak boleh ada anak yang menjadi korban bullying hanya karena memiliki kekurangan.

Rudy menegaskan, pemerintah daerah akan memberikan perlindungan bagi anak Kabupaten Garut, seraya mengajak semua pihak untuk menjadikan Kabupaten Garut sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak.

BACA JUGA: Terjadi Keterlambatan Pengangkutan Sampah di Kota Garut, Kadis LH Beri Klarifikasi

“Saya berharap kita semua memberikan perlindungan terhadap anak, apalagi sekarang ini anak-anak bukan saja harus mendapatkan perlindungan secara lahiriyah tetapi juga batiniyah. Lahiriyahnya sudah tentu bahwa anak ini harus terbebas dari tekanan-tekanan. Ayo kita jadikan Kabupaten Garut Kota Layak Anak, mantap!,” tandasnya.

Dalam semangat nyanyian dan kegembiraan, Bupati Garut turut memeriahkan acara peringatan HAN dengan menyanyikan lagu “Di Sini Senang, Di Sana Senang”, ciptaan H. Mutahar, bersama-sama dengan anak-anak yang hadir. Setelah itu, Bupati tidak hanya berbicara, tetapi juga memberikan aksi nyata dengan memberikan uang jajan kepada anak-anak sebagai bentuk kadeudeuh (pemberian) dari hati yang tulus.

Kisah kepedulian Bupati Garut terhadap anak-anak dan aksinya memberikan inspirasi bagi masyarakat Garut dan Indonesia secara keseluruhan. Semoga semangat perlindungan, kasih sayang, dan perhatian terhadap anak-anak akan terus berkembang dan menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa.