BAZNAS Kabupaten Garut Tetapkan Zakat Fitrah Uang Sebesar 35 Ribu Rupiah Per Jiwa

Berita605 Dilihat

GARUT, Sinarpriangan.com – Mendekati akhir bulan suci Ramadan, umat islam di dunia termasuk salah satunya di Kabupaten Garut akan melaksanakan zakat fitrah. Besaran zakat sendiri nisabnya adalah 2,5 kg beras perjiwa atau beras yang memiliki harga Rp14000 perkg-nya dan juga berdasarkan beberapa mazhab, zakat fitrah ini bisa disalurkan menggunakan uang. Berkaitan hal tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Garut menetapkan besaran zakat fitrah uang sebesar Rp35.000/jiwa.

“Jadi karena zakat fitrah itu nisabnya 2,5 kilogram beras, kalau diuangkan menjadi 35 ribu uang, dan menurut Komisi Fatwa MUI Kabupaten Garut, kita bisa membayarkan dengan uangnya, karena salah satu madhab daripada Imam Hanafi diperbolehkan dengan membayar uang, karena dengan uang lebih fleksibel daripada dengan bahan makanan pokok yaitu beras,” ucap Ketua BAZNAS Kabupaten Garut, Abdullah Effendi, usai pelaksanaan Safari Ramadan, di Masjid Besar Kecamatan Wanaraja, Rabu malam (6/4/2023).

Abdullah memaparkan, besaran zakat fitrah uang ini sudah ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah rapat antara BAZNAS Kabupaten Garut, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi, dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Garut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Garut, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Komisi Fatwa MUI, sehingga pihaknya mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terkait besaran zakat fitrah uang.

baca juga: HET Turun, Kenapa Gas Bersubsidi di Garut Tetap Mahal?

Sementara menjelang Hari Raya Idulfitri, pihaknya sudah bekerja sama dengan para ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan penyuluh agama untuk mendata pemasukan zakat fitrah dari tiap-tiap DKM di Kabupaten Garut. Ia menegaskan, bahwa hal itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari BAZNAS, karena BAZNAS sendiri memiliki tugas untuk megelola zakat mal dan zakat fitrah.

“Dan tahun kemarin kita terkumpul walaupun tidak termasuk neraca, non neraca itu 78 miliar yang nitip zakat fitrah dan zakat mal melalui DKM, mudah-mudahan sekarang juga bisa tercapai (angka) tersebut, dan sudah kerja sama dengan para penyuluh agama islam yang di bawah Kementrian Agama dan juga para Ketua UPZ, dan sekaligus (menjabat) Sekmat di Kecamatan masing-masing” tuturnya.

Abdullah menerangkan, target dari zakat mal sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT) BAZNAS Garut adalah sebesar 16 miliar, sementara untuk target zakat fitrah pihaknya menargetkan angkanya bisa menyamai bahkan melebihi target tahun sebelumnya yang berada di angka 78 miliar. Ia berharap, target yang diinginkan dapat tercapai, karena untuk zakat fitrah sendiri berada di luar neraca.

baca juga: Manfaat Madu untuk Kesehatan, Salah Satunya untuk Jantung

Ia juga mengajak kepada para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Garut, untuk berzakat melalui BAZNAS sesuai dengan Surat Edaran yang telah disebarkan. Tak hanya itu, ia juga mengajak kepada para masyarakat muslim untuk berinfaq melalui BAZNAS sebesar Rp3.000.

“Kepada mereka yang menitipkan zakat fitrah di DKM kami mengimbau untuk berinfaq dengan kupon infaq Ramadhan di BAZNAS, kalau terkumpul itu ada 1,2 miliar dari 400 ribu cetakan kuponnya. Juga kami bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama mencetak kupon infaq aku cinta infaq yaitu 2 ribu rupiah sudah mencetak 100 ribu dan akan terkumpul itu 200 juta rupiah,” tuturnya.

Abdullah menyampaikan, Dinas Pendidikan Garut, siap menyediakan kupon infaq untuk siswa sebagai ajang latihan kepada para siswa siswa apabila nantinya sudah mencapai nisab dan haulnya untuk berzakat ataupun ketika sudah bekerja sebagai profesional.

“Karena kalau melihat bahwa manasik haji suka dilakukan oleh para siswa PAUD, RA dan TK, jadi kami juga sekarang mengedukasi berinfaq sebelum berzakat mereka,” tandasnya.