Tingkatkan Standar Kompetensi, SMK IT Al-Anwary Garut Gelar Verifikasi UKK Bersama Pengawas KCD XI Jawa Barat

Berita914 Dilihat

 

 

Garut_Sinar Priangan New

Dalam upaya memastikan kualitas dan standar kompetensi lulusan tetap terjaga, SMK IT Al-Anwary menyelenggarakan agenda Verifikasi Uji Kompetensi Keahlian (UKK) pada Kamis, 6 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah yang berlokasi di Tarogong Kidul ini dihadiri langsung oleh Pengawas Pembina Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah XI Provinsi Jawa Barat, Bapak H. Dede Nana Zohari, M.Pd.

 

Fokus utama dalam verifikasi kali ini adalah pendalaman mengenai sistem rubrik penilaian. Bapak H. Dede Nana Zohari menekankan pentingnya instrumen penilaian yang objektif dan terukur agar hasil UKK benar-benar mencerminkan kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja maupun industri.

 

Instruksi Strategis Kepala Sekolah

 

Dalam sambutannya, Kepala SMK IT Al-Anwary, Bapak Aca Sutisna, S.Pd., M.M., memberikan apresiasi atas bimbingan dari pihak KCD. Beliau juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan instruksi tegas kepada jajaran dewan guru.

 

“Selain fokus pada kesuksesan UKK, saya menginstruksikan seluruh jajaran guru untuk segera mempersiapkan strategi sosialisasi penerimaan peserta didik baru di lingkungan sekolah. Sinergi antara prestasi akademik dan penguatan citra sekolah di mata masyarakat harus berjalan beriringan,” tegas Bapak Aca Sutisna.

 

Kolaborasi Lintas Mata Pelajaran Melalui Project-Based Learning

 

Menanggapi hasil verifikasi tersebut, Wakasek Kurikulum SMK IT Al-Anwary, Bapak Jajang Choerul Ibad, S.Pd., Gr. (yang akrab disapa Pak Arul), menjelaskan bahwa penerapan sistem penilaian terbaru ini menuntut fleksibilitas yang tinggi. Menurut Pak Arul, tantangan ke depan adalah proses adaptasi karena satu proyek UKK kini dapat melibatkan dua atau lebih guru mata pelajaran yang berbeda.

“Pelaksanaan ini membutuhkan kerja sama yang solid antara seluruh pemangku kepentingan di sekolah dan yayasan agar dapat terlaksana secara maksimal. Meskipun membutuhkan adaptasi karena adanya integrasi antar mata pelajaran dalam satu proyek, kami optimis hal ini akan meningkatkan efisiensi dan kualitas penilaian,” ujar Pak Arul.

Kegiatan verifikasi ditutup dengan sesi diskusi dan pemantauan sarana prasarana penunjang ujian, sebagai bentuk komitmen SMK IT Al-Anwary dalam mencetak generasi unggul yang siap kerja, cerdas, dan kompetitif.

 

 

Pewarta:

**Redd**