“Hari ini mestinya itu sudah bergeser kepada bukan berorientasi pada _output_, tetapi bagaimana _outcome_ yang kita berikan, sehingga nilai uang itu akan diukur sebagai _outcome_ yang bisa kita lakukan atas kondisi yang kita _treatment_-kan,” ucap Sekda Garut.
Maka dari itu, Sekda Garut menegaskan bahwa para Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki rasa tanggung jawab yang juga dikaitkan dengan penilaian _ukhrowi_.
“Insya Allah dengan banyak bergerak maka akan berbanding lurus dengan pencatatan amal ibadah kita, dan ketika amalnya banyak maka insya Allah ketika kita menghadap Allah tentu kita akan lebih tenang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Setda Garut, Deni Darmawan, mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pemahaman implementasi pelaksanaan reformasi birokrasi pemerintah daerah lebih terarah.
“Dan berjalan dengan baik serta dapat mencapai tujuan akhir dari pelaksanaan Reformasi Birokrasi yaitu berdampak yang dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat,” ucapnya.
Selain itu, Deni memaparkan bahwa tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah berupaya mendorong pemerintah yang bersih, akuntansi, dan berkinerja tinggi, serta mengupayakan pemerintahan yang efektif dan efisien.
Baca Juga :
Wabup Garut Menerima Piala PPD dari Menteri PPN RI
Bupati Garut : Dengan Dalih Apapun PPDB SD dan SMP Tidak Boleh Ada Pungutan, Kecuali Seragam




