Musyawarah Daerah Ke VIII PDNA Kabupaten Garut Sukses Digelar

Penghargaan Pemerintah untuk Kontribusi PDNA Garut dalam Pembangunan Daerah

Artikel576 Dilihat

GARUT, Sinarpriangan.com – Kemeriahan mewarnai Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) VIII Nasyiyatul Aisyiyah Kabupaten Garut. Acara ini berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Sabtu (04/11/2023).

Musda ini dihadiri berbagai tokoh penting, termasuk Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Garut, dr. Hani Firdiani Budiman, Kepala Bidang (Kabid) Ketahanan Bangsa (Tahbang) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Garut, Asep Ertanto, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, Agus Rahmat Nugraha, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Garut, Eti Nurul Hayati, Ketua Pengurus Wilayah Nasyiyatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Barat, Rina Marlina, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Enjang Tedi

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Garut, dr. Hani Firdiani Budiman, mengapresiasi peran aktif PDNA Garut dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi di Kabupaten Garut. Ia juga mendorong agar NA Garut terus meningkatkan kontribusinya, khususnya dalam tiga bidang tersebut, yang diyakininya akan berdampak positif pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut.

“Sudah terbukti dan kita ingin IPM Kabupaten Garut lebih baik lagi, dan salah satunya adalah (berkat adanya) kerja sama dengan Nasyiyatul Aisyiyah ini,” ujarnya.

Hani berharap ke depan PDNA Garut bisa terus bersama-sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut beserta stakeholder lain, untuk meningkatkan IPM dari Kabupaten Garut.

Sementara itu, Kabid Tahbang Bakesbangpol Garut, Asep Ertanto, menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi signifikan yang diberikan oleh PDNA Garut dalam pembangunan daerah. Ia berharap PDNA terus bersinergi dengan pemerintah untuk terus meningkatkan IPM Kabupaten Garut.

Ia mengungkapkan PDNA ini banyak melaksanakan kegiatan baik itu kegiatan pendidikan, sosial, hingga kesehatan di Kabupaten Garut.

“Selanjutnya harapan kami, bahwa PDNA terus bisa bersinergi dengan pemerintah, bisa berkolaborasi, serta tentunya tidak diragukan lagi telah banyak berkontribusi tentunya untuk kemajuan pembangunan yang ada di Kabupaten Garut,” ungkapnya.

Ketua PDM Garut, Agus Rahmat Nugraha, juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi luar biasa yang telah dilakukan oleh PDNA Garut. Ia menekankan pentingnya kaderisasi yang berkelanjutan untuk memajukan organisasi.

“Oleh karena itu jangan lupakan bahwa darah daging kita, berorganisasi itu salah satunya ada pada kaderisasi yang tidak boleh berhenti, dan itu harus menjadi urat nadi kita untuk memajukan organisasi ini,” tutur Agus.

Ia juga berharap hal-hal baik yang sudah dilakukan oleh kepengurusan PDNA lama bisa terus dipelihara, dan kepengurusan yang baru diharapkan mampu menciptakan kreasi-kreasi dan inovasi-inovasi yang baru.

“Selamat bermusyawarah untuk ayunda, anak-anakku Nasyiyatul Aisyiyah, mudah-mudahan nanti dapat dihadirkan ide-ide segar, ide-ide baru, ide-ide terbaik,” harapnya.

Ketua PDNA Garut periode 2016-2022, Eka Komalasari, menjelaskan bahwa selama dua hari Musda VIII ini mengusung tema “Mencerdaskan Perempuan untuk Garut Berkemajuan”. Acara ini tidak hanya merupakan pergantian periode, tetapi juga menjadi wadah untuk memilih pimpinan terbaru PDNA Garut untuk periode 2022-2026.

Dalam Musda VIII, selain pemilihan pimpinan baru, juga diadakan berbagai kegiatan seperti pasar rakyat dengan harga yang terjangkau, serta berbagai lomba seperti pembuatan logo, poster anti bullying, menulis, dan paduan suara.

“(Outputnya) nanti kita selain pimpinan terbaru, juga kita ada arah kebijakan, yang nantinya akan jadi acuan untuk Pimpinan Nasyiyah, baik itu daerah, cabang, dan ranting yang harus dilaksanakan,” jelasnya.

Tindaklanjut dari kegiatan ini meliputi pengukuhan pimpinan terpilih dan kepengurusan PDNA Garut periode 2022-2026, dengan harapan periode mendatang akan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk masyarakat Kabupaten Garut.

“Bisa lebih memberikan warna yang lebih berwarna kepada Nasyiyah sendiri, kepada perserikatan dan juga memberikan kemanfaatan yang lebih banyak kepada Masyarakat Kabupaten Garut,” pungkasnya.

Pewarta “Ade”

Baca Juga :

5 Anak Remaja Dibawah Umur Ketahuan Sedang Meracik Miras Oplosan

 

Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Karutan Kelas IIB Garut, Dihadiri Wabup Helmi Budiman

 

Siti Mufatahah ajak 162 kepala desa di garut bersinergi dalam pembangunan