Dalam Islam kepemimpinan begitu penting sehingga mendapat perhatian yang sangat besar. Begitu pentingnya kepemimpinan ini, mengharuskan setiap perkumpulan itu memiliki pimpinan, bahkan perkumpulan dalam jumlah yang kecil sekalipun. Nabi Muhammad Saw bersabda : “dari Abu Said dari Abu Hurairah bahwa keduanya berkata, Rasulullah bersabda, “Apabila tiga orang keluar bepergian, hendaklah mereka menjadikan salah satu sebagai pemimpin.”
Dalam segala jenis lembaga, mulai dari formal hingga informal, peran seorang pemimpin sangatlah signifikan dalam pengendalian dan pengelolaannya. Sebab, pada dasarnya, seorang pemimpin bertindak sebagai kapten yang memiliki dampak besar terhadap kemajuan atau kemunduran suatu kelompok yang dipimpinnya. Dalam konteks kepemimpinan pendidikan Islam, seorang pemimpin memegang tanggung jawab yang besar dan diamanahkan dengan amanah yang penting. Terutama dalam hal pengelolaan dan perencanaan yang telah disusun, seorang pemimpin harus memiliki kemampuan dan kualitas yang unggul, terutama dalam kemampuannya memengaruhi bawahan. Mengingat semua kendali berpusat pada pemimpin, penting bagi mereka untuk berhasil mengatasi tantangan dalam pengelolaan dan perencanaan agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan.
Lembaga pendidikan adalah entitas yang kompleks dan istimewa. Kompleks karena melibatkan interaksi antarberbagai aspek untuk mencapai komitmen pendidikan. Sementara itu, keistimewaannya terletak pada karakteristik khusus yang membedakannya dari organisasi lain, yaitu proses pembelajaran sebagai sarana untuk mengembangkan sifat kemanusiaan (humanisasi). Kompleksitas dan kekhasan lembaga pendidikan menekankan pentingnya kepemimpinan yang efektif dalam mencapai tujuan pendidikan tersebut. Pendidikan merupakan sarana untuk mengembangkan keilmuan dan pengetahuan, selain itu pendidikan diharapkan memiliki konsep dan dasar-dasar yang tertata, dan memiliki etika.
Dalam konteks pendidikan Islam pemimpin juga memiliki posisi yang strategis. Pemimpin sebagai nakhoda dalam menentukan kemana arah yang akan dituju. Kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Islam adalah proses sekaligus kunci. Peran pimpinan sebagai inisiator agar terciptanya kerjasama diantara sumber daya yang ada, dalam hal ini proses mempengaruhi adalah menjadi tugas
pokok dari seorang pemimpin.
Di segala jenis lembaga, mulai dari yang formal hingga yang informal, peran seorang pemimpin tak terhindarkan dalam pengendalian dan pengelolaannya. Sebab, pada dasarnya, pemimpin berperan sebagai kapten yang secara otomatis memiliki dampak besar terhadap kemajuan atau kemunduran suatu kelompok yang dipimpinnya. Dalam konteks kepemimpinan pendidikan Islam, pemimpin memiliki tanggung jawab dan amanah yang besar. Terutama dalam hal pengelolaan dan perencanaan yang telah disusun, seorang pemimpin harus memiliki kemampuan dan kualitas yang tinggi, terutama dalam hal memengaruhi bawahannya. Dengan mempertimbangkan bahwa seluruh kontrol terpusat pada pemimpin, penting bagi mereka untuk berhasil mengatasi segala upaya pengelolaan dan perencanaan untuk mencapai tujuan yang diharapkan.




