Helmi Budiman Minta ASN di Garut Lebih Berempati Kepada Masyarakat

Berita478 Dilihat

GARUT, Sinarpriangan.com – Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, mengajak semua ASN (aparatur sipil negara) untuk merempati kepada masyarakat. Terutama kepada mereka yang tertimpa bencana belakangan ini.

Helmi mengatakan itu di depan ASN ketika menggelar Apel gabungan di lapang Setda Garut Senin 6 Januari 2023.

Helmi Budiman mengatakan, bencana gempa bumi yang sebelumnya menimpa Garut, harus diambil hikmahnya. Warga yang lain harus meningkatkan empati kepada masyarakat yang dalam hal ini tertimpa langsung dampak gempat.

“Bentuk perhatian kita, rasa empati kita kepada masyarakat, sehingga masyarakat tenang, karena kalau ditengok mungkin tidak satu persatu kita tengok, keun teu ditengok tapi beasna mah aya,” ungkapnya menerjemahkan makna empati.

Helmi Budiman juga mengingatkan agar ASN sebagai pelayan masyarakat, untuk bisa menjaga kesehatan agar tetap memungkinkan melaksanakan tugasĀ  dalam pelayanan tersebut.

baca juga: Mantan Bupati Garut Agus Supriadi Dapat Dukungan Warga Maju di Pilkada

“Karena kita adalah pelayan masyarakat, karena kita adalah orang-orang yang sudah bersumpah, sudah berjanji,” ujarnya di hadapan peserta apel.

Helmi menjelaskan, pemerintah pusat sudah memberikan arahan kepada ASN melalui slogan “BerAKHLAK” yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmoni, royal, adaptif, dan kolaboratif, agar terus diterapkan oleh para ASN.

baca juga: Sosok Relawan Muda Inspiratif dari LKS Al Hikmah Kota Cimahi, Siapakah Dia?

“Agama mengajarkan kepada kita bahwa dasar daripada BerAKHLAK itu adalah hati yang selamat, rasa empati, rasa kanyaah, kadeudeuh yang harus ada di hati kita,” jelas Helmi.

Helmi menyampaikan, bahwa BerAKHLAK juga berkaitan dengan keimanan, salah satunya yaitu dapat dilakukan dengan melayani dan berbuat baik kepada tetangga, dengan melakukan pelayanan yang mampu menjamin kehidupan masyarakat.

“Jadi berAKHLAK itu akan hanya menjadi slogan ketika hati kita tidak berupaya bagaimana untuk menyelami, bagaimana untuk membersihkan bagaimana untuk menyimpan empati di dalam hati kita kepada masyarakat,” imbuhnya.