Hadiri Muscab ke-12 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kadungora, Wabup Garut Singgung Lagi Prediksi Indonesia Maju

Berita251 Dilihat

GARUT, Sinarpriangan.com – Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, Ahad (27/08/2023), menghadiri acara Musyawarah Cabang ke-12 Muhammadiyah dan Aisyiyah Kadungora. Acara berlangsung di Komplek Pendidikan Muhammadiyah Ranting Pojok Cikembulan Kadungora, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.

Dalam kesempatan berharga ini, Wabup Garut, dr. Helmi Budiman, menyampaikan pandangannya tentang tema yang diangkat dalam acara Musyawarah Cabang tersebut, yakni “Memajukan Kadungora dan Mencerahkan Semesta”. Menurutnya, tema ini memiliki makna yang mendalam dan penuh inspirasi.

Wabup Garut, dr. Helmi Budiman, juga menyampaikan pandangannya tentang masa depan Indonesia. Ia optimis bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi negara maju di masa mendatang. Menurutnya, berdasarkan prediksi dunia dan para pengamat Indonesia, tahun 2045 akan menjadi tahun kejayaan bagi Indonesia.

“Tapi dunia dan para pemerhati Indonesia, memperkirakan Indonesia akan maju, akan jaya tahun 2045, jadi kalau tahun 2045 itu adalah kurang lebih 20 tahunan lagi,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa ukuran kemajuan suatu negara tidak hanya sebatas pada pendapatan per kapita, tetapi juga termasuk indikator-indikator yang lebih komprehensif. Wabup Garut menekankan bahwa negara maju harus memiliki indikator yang sempurna dan paripurna, yang mencerminkan kesejahteraan dan kesetaraan.

“Pendapatannya paling tinggi, berapa yang pendapatan perkapitanya lebih tinggi, negara maju itu pendapatan perkapitanya rata-rata itu ketika mereka disebut negara maju, maka pendapatan perkapitanya harus lebih daripada 150 juta pertahun,” lanjutnya.

Namun, ia mencatat bahwa saat ini pendapatan perkapita Indonesia berada di angka 70 juta, Jawa Barat 40 juta, dan Garut masih berada di angka 24 juta perkapita pertahun. Ia juga memaparkan bahwa masih terdapat ketimpangan dalam distribusi pendapatan, yang tercermin dalam gini ratio.

“Itu pun masih ada gini ratio-nya, gini ratio-nya di angka 0,31 dan, artinya masih ada ketimpangan 0,31. Jadi kalau kita lihat ukuran negara jaya, ukuran negara maju, nanti 2045 adalah ukuran kita,” tandasnya.

Dengan berbicara tentang tantangan dan peluang ini, Wabup Garut, dr. Helmi Budiman, berharap bahwa dengan semangat kolaborasi dan upaya bersama, Kadungora akan terus maju dalam mewujudkan cita-cita yang terangkum dalam tema “Memajukan Kadungora dan Mencerahkan Semesta”. Acara Musyawarah Cabang ini menjadi momentum untuk merenungkan langkah-langkah strategis menuju kemajuan yang berkelanjutan.

baca juga: Kades Hegarmanah Bantah Dituding Sepihak Klaim Bangun TPT