Ajak Remaja Menggali Kekayaan Keislaman, MUI Garut Gelar Program Dialog Interaktif dan Kebangsaan Remaja Masjid Kabupaten Garut

Berita609 Dilihat

Garut, Sinarpriangan.com– Masjid Islamic Centre Garut, yang dikelola oleh ketua Tabir Masjid Islamic Centre, Aji Samhari, menggelar program Dialog Interaktif dan Kebangsaan Remaja Masjid dengan tema “Memperkokoh Komitmen Keislaman dan Kebangsaan Remaja Islam.” Acara ini merupakan salah satu program yang ditugaskan oleh MUI Garut dan dilaksanakan di Aula Kantor MUI Garut pada Rabu, 20 Desember 2023.

Aji Samhari, dalam pernyataannya, menjelaskan tujuan utama dari program ini adalah untuk memulai kegiatan kajian Islam di Masjid Islamic Centre Garut. Mesjid ini, berbeda dari yang lain, terletak di lingkungan bisnis dan perkantoran, sehingga keterlibatan masyarakat sekitar menjadi tantangan. Oleh karena itu, fokus utama program ini adalah melibatkan generasi muda, pelajar, dan umum agar lebih aktif dalam kajian keislaman.

” Kami ingin para remaja dan pemuda tertarik dan aktif menjadi aktivis masjid. Ini sebagai langkah untuk menggerakkan kegiatan kajian Islam, membantu para remaja memahami lebih dalam nilai-nilai keislaman,” ungkap Aji Samhari.

Selain itu, Aji Samhari juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan menjadi awal dari rangkaian kajian dan penjajakan kebutuhan para remaja. Proses ini akan memberikan wawasan tentang apa yang dibutuhkan oleh remaja dalam kajian Islam. Program tersebut akan terus berlanjut dengan berbagai jenis kegiatan, termasuk kajian Islam kreatif, kajian Islam kitab kuning, wisata religi, muhibbah kajian Islam, dan dialog interaktif.

Acara Dialog Interaktif dan Kebangsaan Remaja Masjid ini dihadiri oleh Bapak Muksin, Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik. Lebih dari 50 remaja, pemuda, pelajar, dan mahasiswa di sekitar Garut Kota turut serta dalam kegiatan tersebut. Tak hanya itu, beberapa perwakilan dari organisasi-organisasi masyarakat Islam tingkat kabupaten juga turut mendukung.

Aji Samhari mengungkapkan rencana untuk melebarkan cakupan program ini ke wilayah lain yang belum terjangkau di Kabupaten Garut. Hal ini akan dilakukan setelah sumber daya manusia (SDM) para pengajar dan minat para remaja meningkat. Mereka berharap program semacam ini dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pemahaman Islam yang lebih dalam dan melibatkan aktifitas positif remaja di dalam mesjid.(Fatih)

 

Baca juga: Apdesi Garut Pikirkan Upaya Meningkatkan IPM yang Rendah