Apdesi Garut Pikirkan Upaya Meningkatkan IPM yang Rendah

Berita2714 Dilihat

GARUT, Sinarpriangan.com – Sebanyak 73 Kepala Desa dari 8 kecamatan di Kabupaten Garut berkumpul dalam kegiatan penguatan keorganisasian Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) yang bertema “Guna Mewujudkan Desa Maju dan Mandiri Menuju Indonesia Emas.” Acara ini diselenggarakan di Desa Wisata Saung Ciburial, Kecamatan Samarang, Garut, pada Selasa, 19 Desember 2023. Dede Kusdinar, selaku Ketua Umum DPD APDESI Jawa Barat, memimpin kegiatan ini.

Dalam wawancara langsung, Dede Kusdinar mengungkapkan kekhawatiran terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Garut yang menempati peringkat 25 di Jawa Barat.

“Atas dasar itu, kami mengangkat pemerintahan terbawah, yakni kepala desa, yang memiliki misi untuk meningkatkan IPM. IPM memiliki tiga tingkatan indikator, yaitu pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat,” ujarnya.

Dede menekankan pentingnya peran kepala desa dalam tidak hanya memikirkan infrastruktur saja, tetapi juga memperhatikan aspek-aspek lain sesuai amanat Undang-Undang Desa.

“Ada dua hal yang menjadi fokus, yaitu pendidikan dan sumber daya manusia, serta peningkatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Selanjutnya, Dede menyampaikan harapannya agar pertumbuhan ekonomi di desa menjadi perhatian utama.

“Kami berharap pertumbuhan ekonomi di desa diperhatikan sehingga kami bisa mengalokasikan anggaran untuk acara ini. Mudah-mudahan dengan acara ini, mampu menumbuhkan ekonomi di desa dan berkelanjutan, sehingga tujuan dari amanat undang-undang dapat tersampaikan kepada para kepala desa,” tambahnya.

Dalam konteks penyesuaian dengan kabupaten lain, Dede mengingatkan agar Garut dapat mengejar ketertinggalan, terutama dalam hal upah minimum regional (UMR).

“Supaya Garut dapat cepat menyesuaikan diri dengan kabupaten-kabupaten lain, terlebih jika dibandingkan dengan daerah seperti Karawang yang memiliki UMR yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Dede juga menyoroti pentingnya kepala desa memahami kebutuhan desanya, terutama dalam bidang pendidikan.

“Kami harap kepala desa paham apa yang harus dilakukan, terutama jika pendidikan di desanya membutuhkan perhatian khusus. Ini yang harus diprioritaskan,” katanya.

Terakhir, Dede menekankan bahwa pembangunan di desa hanya akan berhasil jika kepala desa mampu mengelola anggaran dengan baik, bukan hanya untuk infrastruktur, melainkan juga untuk meningkatkan IPM.

“Kepala desa harus bisa mengejar ketertinggalan di desa dan tidak hanya fokus pada infrastruktur semata. Pembangunan di desa akan berhasil jika kepala desa mampu mengelola anggaran desa dengan baik, tidak hanya untuk infrastruktur, tapi juga untuk meningkatkan IPM,” pungkasnya.(fatih)

Baca juga: Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Ade Manadin Dukung Kembali Program Dokter Kecil

 

Baca juga: Polres Garut Apresiasi Pengukuhan Satgas Lapas Bersinar Dan Launching Lagu Bugar Band