Duka yang Belum Usai: Hari ke-7 Pasca Tragedi Bekasi Timur

Berita57 Dilihat

 

Sinar Priangan News

Bekasi, 4 Mei 2026

Suasana haru masih menyelimuti area sekitar Stasiun Bekasi Timur pada hari ketujuh pascakecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line.

Sejumlah keluarga korban bersama masyarakat yang bahkan bukan dari daerah tersebut berdatangan hanya untuk memanjatkan do’a dan juga menaruh rangkaian bunga sebagai bentuk penghormatan dan dukungan bagi para korban.

Aksi ini berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas operasional stasiun.

 

Selain bunga, dinding pintu masuk stasiun dipenuhi tulisan tangan berisi ucapan belasungkawa. Kalimat seperti “Turut berduka cita”, “Semoga tenang di sisi-Nya” “wanita tangguh”, hingga pesan-pesan penguatan bagi keluarga korban menghiasi area tersebut. Tulisan-tulisan ini berasal dari masyarakat umum, mulai dari pelajar hingga pekerja yang bahkan sengaja berkunjung ke stasiun bekasi timur hanya untuk menunjukan rasa belasungkawa kepada 16 korban. Diantaranya: Tutik Anitasari (31), Harum Anjasari (27), Vica Acnia Fratiwi (23), Ida Nuradia (48), Nur Alimatun Citra Lestari (19), Farida Utami (52), Gita Septia Wardani (20), Fatmawati Rahmayani (29), Arinjani Novita Sari (25), Nur Aini Eka Rahmadhinya (32), Nuryati (41), Nur Lela (39), Ristuti Kustirahayu (37), Mia Citra Rumaisa (25), Enggar Retno Krisjayanti (35), serta Adelia Rifani (26).

 

Sore menjelang malam hari, suasana berubah menjadi lebih khidmat ketika warga bersama sejumlah tokoh masyarakat menggelar doa bersama. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mendoakan para korban.

 

Semoga seluruh korban diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, serta ketabahan dalam menghadapi musibah ini

 

 

Pewarta: Fitrie