PPRGB Usulkan Penghijauan di Garut Berbasis Buah, Khadizarah Bibit Siap Berikan Dukungan

Sosial368 Dilihat

GARUT – Ketua Pemuda Pemudi Rakyat Garut Bersatu (PPRGB), Ferry Nurdiansyah, menyarankan agar Pemerintah Kabupaten Garut memprioritaskan komoditas buah-buahan dalam program penghijauan lahan kritis. Gagasan tersebut dinilai lebih berkelanjutan sekaligus mampu memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat.

Ferry menjelaskan, tanaman buah memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan pohon produksi kayu. Selain berfungsi menjaga tutupan lahan, pohon buah cenderung tidak ditebang karena nilai utamanya terletak pada hasil panen, bukan pada kayunya.

“ Jika menanam buah-buahan, pohonnya tidak akan ditebang, dan buahnya akan bermanfaat. Jadi kalau mau penghijauan, sebaiknya pilih komoditi buah-buahan,” ujar Ferry.

Menurutnya, pendekatan ini dapat meminimalkan potensi penebangan di masa mendatang. Berbeda dengan pohon produksi yang kayunya dimanfaatkan, pohon buah justru dipelihara agar terus berproduksi. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga bisa menikmati hasil buahnya untuk konsumsi bahkan meningkatkan nilai ekonomi keluarga.

baca juga: Kios Khadizarah Bibit Layani Pemesanan Alpukat ke Seluruh Kalimantan

PPRGB juga memberikan apresiasi terhadap langkah Pemkab Garut yang tengah menggencarkan gerakan penghijauan lahan kritis, khususnya dalam momentum Hari Jadi Garut ke-213. Surat edaran yang telah disampaikan kepada setiap instansi pemerintah dinilai sebagai langkah positif dalam membangun kesadaran kolektif.

“ Saya mengapresiasi pemerintah kabupaten Garut, yang sudah mengeluarkan surat edaran kepada setiap instansi pemerintah untuk melakukan penghijauan di momen hari jadi Garut,” ujarnya.

Meski demikian, PPRGB mengingatkan agar gerakan penghijauan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata. Program tersebut harus dirancang sebagai agenda rutin dan berkelanjutan agar dampaknya terasa dalam jangka panjang.

Ferry turut mendorong agar tanggung jawab penghijauan tidak hanya bersifat institusional, melainkan menjadi kewajiban setiap individu di lingkungan pemerintahan. Ia menilai, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) seharusnya memiliki tanggung jawab menanam pohon sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan.

Dengan pendekatan berbasis komoditas buah dan keterlibatan aktif aparatur pemerintah, PPRGB optimistis gerakan penghijauan di Kabupaten Garut dapat berjalan lebih efektif, produktif, serta memberi manfaat ekologis dan sosial secara luas.

Di sisi lain, kios bibit buah-buahan Khadizarah Bibit yang berlokasi di Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam program penghijauan tersebut.

Founder & CEO Khadizarah Bibit, Feri Burama, mengatakan pihaknya siap menyediakan ketersediaan bibit buah-buahan guna mendukung program penghijauan. Selain aspek bisnis, ia juga menawarkan program sosial sebagai bentuk dukungan nyata.

Salah satu program yang ditawarkan adalah pemberian harga khusus untuk setiap penjualan bibit buah-buahan yang diperuntukkan bagi program penghijauan Pemkab Garut.

Selain itu, Feri menjelaskan bahwa setiap pembelian atau kelipatan 100 bibit buah-buahan akan disertai satu bibit tambahan yang disumbangkan sebagai sedekah alam. Bibit tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian terhadap kelestarian alam Garut.

” Kita siap memberikan harga khusus dan sedekah alam khusus untuk program penghijauan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Garut,” ujar Feri.

Untuk informasi dan pemesanan bibit, Kios Khadizarah Bibit dapat dihubungi melalui kontak WhatsApp 082.295.693.903.

baca juga: Tas Sekolah Khadizarah, Produk UMKM Garut dengan Program Reseller Menjanjikan

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, sebelumnya kepada wartawan menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh program penghijauan yang dilakukan kepala daerah dalam upaya memperbaiki lahan kritis.

Jujun berharap program penghijauan ini dijalankan secara berkelanjutan dan tidak hanya terbatas pada momentum Hari Jadi Garut. Ia juga berharap imbauan menanam pohon dapat dilaksanakan oleh setiap individu ASN di masing-masing instansi.(gilang)