Perkuat Pembinaan Kepribadian, 15 Warga Binaan Perempuan Lapas Garut Ikuti Kegiatan Qolbu

Berita36 Dilihat

GARUT — Sebanyak 15 warga binaan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut mengikuti kegiatan Qolbu pada Senin (26/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian yang bertujuan mendukung penguatan spiritual serta pembentukan karakter warga binaan selama menjalani masa pidana.

Pembinaan rohani tersebut menjadi salah satu upaya Lapas Garut dalam memfasilitasi kebutuhan spiritual warga binaan perempuan. Melalui kegiatan Qolbu, para peserta memperoleh kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, melakukan introspeksi diri, serta membangun sikap yang lebih positif sebagai bekal menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana.

Pelaksanaan pembinaan kepribadian juga berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan dasar dan kegiatan pengamanan. Pada hari yang sama, petugas melaksanakan pembagian makanan dan air panas bagi warga binaan perempuan. Selain itu, pemeriksaan badan dan barang dilakukan setelah layanan kunjungan sebagai bagian dari pelaksanaan prosedur pengamanan di lingkungan lapas.

Rangkaian kegiatan tersebut mencerminkan pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang mencakup pembinaan, pelayanan, dan pengamanan secara berkesinambungan. Ketiga aspek tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang tertib sekaligus memastikan hak-hak dasar warga binaan tetap terpenuhi.

Sebagai unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIA Garut terus memberikan ruang bagi warga binaan perempuan untuk mengikuti program pembinaan sesuai kebutuhan mereka. Melalui pembinaan rohani yang berkelanjutan, warga binaan diharapkan dapat meningkatkan kualitas diri, memperkuat bekal spiritual, serta mempersiapkan diri untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.(Ima)