Akhir Pekan Tetap Produktif, Warga Binaan Lapas Garut Jalani Budidaya Lele dan Produksi Tahu

Berita22 Dilihat

GARUT — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Garut terus melaksanakan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui kegiatan budidaya lele dan produksi tahu pada Minggu (25/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan praktis di bidang perikanan dan pengolahan pangan.

Melalui budidaya lele, warga binaan mendapatkan pengalaman dalam mengelola kegiatan usaha perikanan. Sementara itu, produksi tahu memberikan kesempatan untuk mempelajari proses pengolahan bahan pangan yang dapat menjadi bekal keterampilan kerja setelah menjalani masa pidana.

Kegiatan pembinaan tetap berlangsung di tengah pelaksanaan tugas pengawasan dan pengamanan. Pada hari yang sama, petugas melakukan pendataan serta pengawalan terhadap warga binaan yang mengikuti program asimilasi kerja luar. Pemantauan lingkungan dan pemeriksaan kondisi warga binaan juga dilaksanakan untuk mendukung ketertiban di dalam lapas.

Pembinaan berbasis kegiatan produktif tersebut diarahkan untuk menumbuhkan keterampilan, kedisiplinan, dan rasa tanggung jawab. Dengan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program, warga binaan diharapkan memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Selain pembinaan kemandirian, pelayanan dasar bagi warga binaan tetap berjalan. Petugas melaksanakan pembagian makanan serta memantau pelaksanaan ibadah sebagai bagian dari pelayanan dan pengawasan rutin di lingkungan lapas.

Keberlangsungan kegiatan pembinaan pada akhir pekan menunjukkan bahwa program pengembangan keterampilan tetap menjadi bagian dari aktivitas rutin Lapas Kelas IIA Garut. Melalui kegiatan budidaya lele dan produksi tahu, lapas memberikan ruang bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman kerja yang diharapkan bermanfaat dalam mendukung proses reintegrasi sosial.

Pelaksanaan pembinaan tersebut merupakan bagian dari tugas pemasyarakatan di bawah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dalam mendukung pengembangan keterampilan dan kesiapan warga binaan untuk kembali berperan di tengah masyarakat.(Ima)