Penutupan kampanye Akbar Prabowo Gibran di GBK, Dipadati Sekitar 600 Ribu Jiwa dari Seluruh Indonesia 

Politik722 Dilihat

 

Jakarta,Sinarpriangan News 

Dalam penutupan kompanye Akbar Prabowo Gibran Di GBK Jakarta, dipadati 600 ribu jiwa dari seluruh Indonesia ,lautan manusia yang memenuhi stadion baik di tribun dilapangan ,sangatlah padat belum lagi orang orang yang tidak masuk ke stadion GBK jakarta . Minggu 11 Februari 2024

Acara yang telah di gelar pada tanggal 10 februari 2024, Prabowo dalam sambutannya menyampaikan rasa terimaksih dan permintaan maap kepada peserta,Prabowo juga tidak luput memberi sapaan kepada tokoh tokoh politik.

” Saudara saudara saya minta ijin untuk mengucapkan …luar biasa ….saudara saudara sekalian yang pertama saya mengucapkan isra mi’raj untuk kaum muslimin dan mengucapakan selamat untuk saudara saudara kita yang merayakan tahun baru Imlek untuk keturunan Tionghoa kalau tidak salah hari ini adalah tahun baru Imlek untuk etnis keturunan Tionghoa ”

“Saudara saudara sekalian saya juga minta maap kepada rakyat jakarta mengalami kemacetan karna yang hadir tidak kita perkirakan ,kita perkirakan yang datang 200 ribu,tapi ini yang datang hampir mendekati 600 ribu saudara saudara sekalian.”Tuturnya

“Acara penutupan kompanye Akbar ini juga turut dihadiri artis seperti Rafi Ahmad Andre Taulani ,Ahmad Dhani ,Gus Miftah sebagai ustad yang bersalawat ditengah tengah keramaian lautan manusia di GBK jakarta dan banyak lagi yang tidak bisa disebutkan .

Acara yang ditutup dengan konser dewa 19 ,Armada dan netral ,dengan penuh kegembiraan para peserta ikut bernyanyi dan berjoged bersama.

Sebagai jurnalis yang menyaksikan padatnya orang orang di GBK yang menantikan kehadiran persiden baru pemimpin baru dari para peserta relawan yang menginginkan kesejahteraan rakyatnya ,kemajuan Indonesia .

Semoga Indonesia, siapapun pemimpinnya amanah dan menepati janji janjinya dengan melihat antusiasme masyarakat diacara kompanye Akbar, rela berdesakan desakan ,rela antri Bahkan banyak dari para peserta berjatuhan pingsan karna sesak dan memadati setiap ruangan baik di tribun ataupun ditengah lapangan .

“Kita berdoa untuk Indonesia lebih baik dan tentunya kita berharap dari pemimpin dimasa depan menjadi pemimpin kebanggaan rakyat, tak lupa juga tanggal 14 februari berangkat ke-TPS untuk me-nyoblos, menentukan pilihan Kita dan  menentukan nasib bangsa kita ini.

 

Pewarta:

Jihad A M