Pemkab Garut Luncurkan Program Garut Satu Data untuk Peningkatan Kualitas Data Sektoral

Berita94 Dilihat

GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut menggelar Kick Off Garut Satu Data dan Pembinaan Statistik Sektoral, berlangsung di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut pada Kamis (22/2/2024).

Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Teti Sarifeni, menyambut baik langkah tersebut yang bertujuan untuk mengorganisir data yang dimiliki pemerintah daerah. Teti menekankan pentingnya penggunaan konsep yang tepat dalam memilah data yang valid untuk dimasukkan ke dalam portal data. Saat ini, dari 4884 data prioritas yang dimiliki Pemkab Garut, hanya sekitar 640 data yang sudah masuk ke dalam portal data.

“Tentunya juga harus menggunakan konsep, konsepnya harus dipilah dulu dari SKPD, konsepnya de jure atau de facto, itu penting supaya masuk ke portal itu, orang yang baca portal itu tidak khawatir salah, kualitas datanya memang kualitas data yang valid gitu,” ucap Teti.

Dalam upaya mengatasi hal tersebut, Teti berharap agar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Garut dapat aktif mengajak serta meminta data yang belum dimasukkan ke portal dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Garut.

Kepala Diskominfo Kabupaten Garut, Margiyanto, menegaskan bahwa kegiatan Kick Off Garut Satu Data ini didukung oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut. Margiyanto berharap pemahaman bersama tercipta dalam peningkatan kualitas data sektoral untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah dan penanganan masalah di Kabupaten Garut.

“Kita semua tahu bahwa tidak ada keputusan yang tepat jika tidak didukung data yang baik. Jadi kalau kita ingin mengambil kebijakan yang tepat terhadap suatu persoalan atau permasalahan tentu kita harus didukung oleh data yang baik,” tegas Margiyanto.

Tindak lanjut dari kegiatan ini termasuk pelaksanaan desk Diskominfo dengan perangkat daerah terkait khususnya admin yang sudah ditugaskan terkait dengan pengelolaan data untuk membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas dan konsistensi data yang dimasukkan ke dalam Garut Satu Data.

“Dan yang tidak kalah pentingnya adalah terkait dengan konsistensi di dalam pemenuhan data sektoral untuk diinput di Garut Satu Data,” ucapnya.

Kepala BPS Kabupaten Garut, Nevi Hendri, menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam memperbaiki kualitas data yang dihasilkan oleh setiap SKPD. Nevi menegaskan pentingnya verifikasi data menggunakan aplikasi romantik BPS. Ia juga menyampaikan bahwa inovasi baru akan diterapkan dengan menetapkan agen statistik di setiap SKPD untuk memperkuat kualitas data yang ada.

“Jadi nanti diharapkan para SKPD dalam memproduksi data melakukan input data di romantik, sehingga data tersebut bisa terverifikasi dan mendapatkan rekomendasi statistik dari BPS,” ucapnya.