Namun demikian Tomi Romli tidak terlalu mempermasalahkan pengurangan tersebut. Yang penting Ia bisa melaksanakan pembangunan atau realisasi anggaran itu sesuai aturan.
Di samping itu, Tomi Romli juga menjelaskan soal alokasi BLT Dana Desa tahun 2023. Berdasarkan aturan yang baru sekarang, BLT Dana Desa boleh disalurkan maksimal sebesar 25 persen.
Namun, pihaknya tidak mengambil angkat maksimal untuk tahun ini. Desa Samarang tahun ini hanya akan mengalokasikan 14,25 persen saja dari total dana desa.
” Karena sekarang itu kita harus berhati-hati bahwa penggunaan BLT DD untuk sekarang itu harus benar-benar yang ekstrim,” ujarnya.(gilang)
baca juga:
Kebakaran Rumah di Desa Mekarmukti, 1 Orang Meninggal Dunia
Ceprus Makanan dari Singkong Khas Garut
Pilkades PAW di Desa Mekargalih, BPD Akan Bentuk Panitia, LPM Berpesan Tegas




