Mantan Anggota DPRD Garut Lintas Partai Deklarasi FK2PMD, Jawab Kerisauan atas IPM dan Kemiskinan Ekstrem

Berita319 Dilihat

 

Garut_Sinar Priangan News

Prihatin dengan kondisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut yang menempati peringkat 26 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, delapan mantan anggota DPRD Garut dari berbagai partai politik sepakat membentuk sebuah forum.

Forum tersebut bernama Forum Ketahanan dan Kemandirian Pangan Masyarakat Desa (FK2PMD) dan telah resmi dideklarasikan di kawasan Wisata Candi Cangkuang, Kecamatan Leles, pada Senin (5/1/2026). Pemilihan lokasi yang sarat filosofi harmoni, toleransi, dan pelestarian nilai leluhur Sunda ini menandai semangat kolaborasi forum.

Ketua Umum FK2PMD, Deden Sopian, menyatakan bahwa forum ini diinisiasi sebagai bentuk keprihatinan terhadap kondisi Garut yang selama dua dekade termasuk daerah tertinggal, dengan tingkat kemiskinan ekstrem dan populasi desil 1-5 yang tinggi.

“FK2PMD hadir bukan untuk menjadi oposisi, namun akan menjadi mitra strategis Pemerintah Daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada,” tegas Kang Deden, sapaan akrabnya.

Anggota pendiri forum ini merupakan mantan legislator dari berbagai partai, antara lain:

· Deden Sopian (Golkar)
· Dadang Sudrajat (Demokrat)
· Alit Suherman (PKB)
· Dede Salahudin (PKS)
· Taufik dan Irwandani (PAN)
· Ade Husna (PPP)
· Ade Rijal (Gerindra)

FK2PMD berkomitmen untuk menyelaraskan dan mendukung implementasi program-program unggulan pemerintah, seperti MBG dan Ketahanan Pangan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya petani dan buruh tani.

“FK2PMD siap menjadi mitra strategis Pemda dalam melakukan berbagai kajian strategis serta mendorong program pemerintah pusat,” ujar Deden.

Dia menekankan bahwa ketahanan pangan adalah pilar pembangunan nasional sesuai Asta Cita, dan Garut dengan potensi pertaniannya memiliki peran strategis. FK2PMD diharapkan menjadi wadah kolaborasi bagi pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan akademisi untuk menyatukan langkah dalam aksi nyata mendukung ketahanan pangan daerah.

Pewarta: Ella Nurlela