Kades Cintaasih Minta Penjelasan Soal Pengurangan Pagu Dana Desa

Berita787 Dilihat

GARUT, Sinarpriangan.com – Kepala Desa Cintaasih, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Ade Mohamad Sofyan, meminta penjelasan dari Pemerintah soal pengurangan pagu dana desa tahun 2023 yang akan diterima sejumlah desa.

Pasalnya beberapa desa sudah menerima pagu anggaran dana desa yang akan diterima tahun 2023 sekarang. Dari pagu tersebut, besaran dana desa mengalami pengurangan di sejumlah desa, khususnya di Kecamatan Samarang. Namun demikian, sebagian desa justru mengalami kenaikan.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) DPK Kecamatan Samarang itu menyebut, pengurangan dan kenaikan dana desa itu terjadi cukup drastis.

” Desa-desa di Kecamatan Samarang, ada beberapa desa yang turunnya drastis dan ada juga yang naiknya drastis, dan ada juga yang masih tetap,” ujar Ade Mohamad Sofyan, Jumat 13 Januari 2023.

Nah dalam hal ini menurutnya, harus ada penjelasan dari Pemerintah, apa yang menjadi acuan atau dasar, sejumlah desa mengalami pengurangan dan kenaikan tersebut.

“Acuannya dari PMK, tapi dari desa desa di Kecamatan Samarang ada beberapa desa yang turunya drastis dan ada juga yang naiknya drastis dan ada juga yang masih tetap. Tapi itukan harus ada penjelasan, seharusnya ada sosialisasi penjelasan yang jelas,” tegasnya.

baca juga: Pagu Dana Desa Samarang Berkurang Padahal Desa Mandiri?

Hal ini penting untuk disampaikan, pasalnya selama ini sejumlah desa yang mengalami pengurangan atau kenaikan itu terpaksa harus mengubah APBDes.

” Otomatis rancangan APBDes berubah. Berubah drastis,” katanya.

Terutama lanjut Ade, yang akan sangat berpengaruh adalah bagi desa yang mengalami pengurangan. Karena pasti kades akan kelabakan menghadapi masyarakat. Pasalnya jabatan kades ada semacam janji politik yang harus ditunaikan ke masyarakat.

Namun dengan pengurangan tersebut, otomatis, janji politik semacam janji untuk membangun infrastruktur itu akan batal.

” Makanya kami mohon penjelasan lah dari Kementerian Keuangan tentang mekanisme yang naik, yang turun, mekanismenya seperti apa itu,” katanya.(gilang)

baca juga: Desa Cintarakyat Anggarkan Ketahanan Pangan untuk Penggemukan Sapi

baca juga: Kesulitan Biaya, Driver Ojol dari Garut Berhasil Jalani Operasi Dibantu Sosok Ini