Bupati Garut Buka Resmi Kejuaraan Renang Tingkat Provinsi Di Akuatik Talaga Bodas

Bupati Garut Berharap Akuatik Talaga Bodas Bisa Hasilkan Atlet Berskala Nasional Dan Internasional

Berita, Nasional, Olah raga1274 Dilihat

 

Garut,Sinarpriangan.com

Bupati Garut, Rudy Gunawan, secara resmi membuka beberapa kejuaraan renang di Sarana Olahraga Raga Akuatik Talaga Bodas, Tarogong Kidul, Sabtu (28/10/2023). Acara tersebut meliputi West Java Swimming Championship Series 2023, West Java Swimming Short Course for Kids Serie IV, dan Kejuaraan Renang Piala Bupati Garut Tahun 2023.

Hadir dalam acara ini Ketua DPRD Kabupaten Garut, Euis Ida Wartiah, Sekum KONI Jawa Barat, Gianto Hartono, Ketua Umum Akuatik Indonesia Pengurus Provinsi Jawa Barat, Verdia Yosep, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Ade Hendarsyah, Ketua Umum KONI Kabupaten Garut, Abdusy Syakur Amin, Ketua Akuatik Indonesia Kabupaten Garut, Agus Ismail, dan sejumlah tokoh olahraga terkemuka.

Bupati Rudy Gunawan menekankan pentingnya menjadikan Sarana Olahraga Akuatik Talaga Bodas sebagai tempat pelatihan atlet renang berskala nasional dan internasional. Ia juga menyoroti standar internasional yang telah terpenuhi oleh sarana tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Rudy menegaskan perlunya manajemen yang baik untuk kolam renang dan para atletnya.

“Orangnya itu dilatih dengan baik, gizinya (diperhatikan) dengan baik, tekniknya harus dengan baik,” ujarnya.

Guna memenuhi semua itu, imbuhnya, pihaknya menyiapkan anggaran melalui APBD tahun ini. Sedangkan untuk pemeliharaannya saat ini ditanggung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut dengan anggaran mencapai 300 juta rupiah per tahun. Ia berharap ada pihak swasta yang berminat mengelola arena ini untuk menjaga kualitasnya.

Lebih lanjut, Rudy berencana memprioritaskan pembelian _water heater_ untuk mempertahankan suhu air sesuai standar.

“Jangan sampai ada keluhan oh di sini airnya dingin, padahal katanya tadi harus 25-28 (derajat celcius), saat ini 18-20, jadi masih di bawah standar, jadi ini terlalu dingin, harusnya 25-28 derajat celcius,” ucapnya.

Verdia Yosep, Ketua Umum Akuatik Indonesia Pengurus Provinsi Jawa Barat, menyampaikan terima kasih atas pembangunan kolam renang internasional. Ia menyebut Sarana Akuatik Talaga Bodas sebagai salah satu yang terbaik dan termegah di Indonesia.

Yosep berharap sarana ini mampu melahirkan prestasi terbaik atlet Jawa Barat untuk PON 2024 dan bahkan ke Olimpiade 2032.
Kolam renang Talaga Bodas menjadi lokasi seri terakhir atau seri ke-IV dalam West Java Swimming Championship Series 2023, di mana seri-seri sebelumnya telah dilaksanakan di Bekasi, Cirebon, dan Kota Bandung.

“Ya tujuannya kita ingin mengembangkan (atlet renang di Jawa Barat), harapan kita nanti Jawa Barat akan melakukan sentralisasi di Garut, karena Jawa Barat ditunjuk menjadi daerah sentralisasi untuk pengembangan akuatik menuju Olimpiade tahun 2032,” harapnya.

Agus Ismail, Ketua Akuatik Indonesia Kabupaten Garut, menjelaskan bahwa event ini diikuti oleh 993 atlet dari 68 klub renang se-Jawa Barat, dengan 4.393 nomor pertandingan. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini akan menjadi agenda tahunan di Sarana Akuatik Talaga Bodas.

 

“Kami akan senantiasa menjaga _legacy_ ini dengan menjadikan tempat ini sebagai sarana kami mengukir prestasi sampai tingkat dunia, insya Allah,” kata Agis dalam sambutannya.

Tazkia Ramadhani (13), pemenang West Java Swimming Championship Series 2023, mengungkapkan kegembiraannya atas prestasi yang diraihnya di kategori umur 13 dari Klub Junior Aquatic Sport Garut, mengungkapkan, bahwa dirinya merasa senang bisa menjadi Juara 1 Women Kategori Umur 13 400 LC Meter Gaya Bebas.

Ia mengatakan jika dirinya menyukai olahraga renang ini sejak kecil. Bahkan, dirinya pun sudah mengikuti beberapa lomba renang seperti di Jakarta dan Bandung.

“Seneng banget (bisa) meraih prestasi, latihannya rajin di sini (Arena Akuatik Talaga Bodas), (seminggu) 6 kali (latihan),” tandasnya.

 

Pewarta:

Ade