Asal Mula Julukan Kota Intan pada Garut

Artikel, Pendidikan295 Dilihat

GARUT, Sinarpriangan.com -Kabupaten Garut mempunyai banyak julukan. Diantaranya terkanal dengan Kota Dodol, kemudian Swiss Van Java, Garut Mooi, Garut Pangirutan dan banyak lagi. Namun ada pula julukan yang paling terkenal, yaitu Garut Kota Intan.

Lalu apakah makna Garut Kota Intan dan siapa yang awal mula menjuluki itu?

Mengutip dari gln.kemdikbud.go.id, awal mula julukan Garut Kota Intan dikatakan oleh Presiden Soekarno (bapak proklamator). Yaitu sekitar pada tahun 1960-an, Presiden Pertama Republik Indonesia itu mengunjungi Kabupaten Garut.

Presiden Soekarno pada waktu itu melihat kondisi lingkungan di Garut sangat bersih, pemandangannya indah, masyarakatnya tertib dan nyaman bagi tamu.

Oleh karena itulah Bung Karno (sapaan akrabnya), waktu itu dalam pidatonya di Babancong menyatakan bahwa Kota Garut sebagai Kota Intan. Yaitu merupakan kepanjangan dari ” indah, tertib, aman dan nyaman”.

baca juga: Warga Garut Diajarkan Akses Ekspor dan Produk Apa yang Diminati Pasar Luar

Atau bisa juga diartikan bahwa Kabupaten Garut waktu itu seperti intan yang memancarkan cahaya gemerlap.

Hingga akhirnya julukan itu terkenal kemana-mana sampai sekarang, bahwa Kabupaten Garut adalah Kota Intan.

 

Julukan Kota Dodol

 

Kalau julukan Kota Dodol sendiri mengacu kepada produksi Dodol Garut yang banyak di Kabupaten Garut.

Makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung beras ketan dan gula aren ini, rasanya begitu khas dan sudah terkanal kemana-mana. Oleh karena itulah Kabupaten Garut dikenal juga dengan Kota Dodol.

baca juga: Lazis Muzaki Taawanul Ummah Distribusikan 50 Paket Sembako di Kampung Patrol

 

Garut Terkenal dengan Kota Religius, Banyak Ulama Besar

 

Selain terkenal sebagai Kota Intan, Kabupaten Garut juga dikenal sebagai kota santri atau kota yang menanamkan nilai religius. Banyak ulama besar yang berasal dari Kabupaten Garut.

Diantara ulama besar itu antara lain, K.H. Mustafa Kamil, K.H. Yusuf Tauziri, K.H. Anwar Musaddad, K.H. Badruzaman, K.H. Muhammad Munir, Aruji Kartawinata, dan masih banyak yang lain.

baca juga: LKS Irsyadul Amal Salurkan Wakaf Al Quran di Kampung Jati Garut

Ulama ini juga mempunyai jasa yang besar selain mendidik ummat dalam keagamaan. Mereka juga tokoh pejuang yang merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia.