SINARPRIANGAN NEWS(2-9-2024)
Pada hari Jumat, 30 Agustus 2024, sekitar pukul 15.00 WIB, tragedi menimpa sejumlah remaja di Kampung Pamegatan, Desa Peundeuy, Kecamatan Peundeuy, Kabupaten Garut. Beberapa remaja tersebut terlibat dalam konsumsi alkohol dengan kadar 70% yang dicampur dengan obat-obatan cair mengandung Guaifenesin dan Dextromethorphan (Komix). Insiden ini mengakibatkan tiga orang meninggal dunia dan beberapa lainnya mengalami kondisi kesehatan yang serius.
Menurut informasi yang diterima, peristiwa tragis ini terjadi di rumah kosong milik Ny. Iroh. Pada saat kejadian, ada sembilan orang yang terlibat dalam konsumsi campuran berbahaya tersebut. Tiga dari sembilan orang tersebut meninggal dunia sebagai akibat langsung dari konsumsi zat-zat tersebut. Korban pertama, Sdr. Pauzi Nawawi bin Jajang Nurjaman, ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Korban kedua, Sdr. Abdul Aziz bin Chairudin, meninggal dunia di Puskesmas Peundeuy pada pukul 05.43 WIB, 1 September 2024. Sedangkan korban ketiga, Sdr. Denis Aprilah bin Somantri, meninggal dunia di Klinik Dokter Jajang Singajaya.
Kapolsek Singajaya, Iptu H. Anas Nasrudin, dalam wawancaranya dengan awak media Sinarpriangan News pada pukul 17.30 WIB, 1 September 2024, menjelaskan bahwa pihaknya menerima informasi mengenai kejadian ini sekitar pukul 08.30 WIB pagi hari yang sama. Setelah mendapatkan laporan, petugas langsung menuju ke TKP dan Puskesmas Peundeuy. Namun, Kapolsek tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut mengenai kronologi kejadian karena kasus ini telah dilimpahkan ke Polres Garut. Untuk informasi lebih lanjut, pihaknya merujuk kepada Kasi Humas Polres Garut, Ipda Adi Susilo.
Dari sembilan orang yang terlibat, tiga orang meninggal dunia seperti yang telah disebutkan, sementara satu orang meninggal di Puskesmas Peundeuy dan satu orang lagi meninggal di Klinik Dokter Jajang Singajaya. Korban yang meninggal di TKP telah dibawa ke Rumah Sakit Santika Asih untuk dilakukan otopsi. Di sisi lain, satu orang masih dirawat di Puskesmas Peundeuy, dan satu orang dirujuk ke RSUD Slamet Garut untuk perawatan lebih lanjut. Empat orang lainnya sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.
Peristiwa ini menyoroti bahaya konsumsi alkohol dalam jumlah tinggi yang dicampur dengan obat-obatan, serta perlunya kewaspadaan terhadap penggunaan substansi berbahaya. Pihak kepolisian dan instansi terkait sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap detail lebih dalam tentang kejadian ini dan mencegah agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Pewarta :Asan





