Tabligh Akbar Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Mambaul Faizin

Artikel, Berita, Politik, Sosial1224 Dilihat

 

 

SINARPRIANGAN NEWS (7-9-2024)

Pada 6 September 2024, Pondok Pesantren Mamba’ul Faizin (Faujan 6) yang berada di bawah pimpinan KH. A. Dudum Hussen Abdussalam, menyelenggarakan acara puncak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang ke-1446 H. Acara ini berlangsung dengan khidmat di Kp. Cipelah, Desa Tambak Baya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, dimulai pada pukul 19.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat, tokoh agama, serta pejabat setempat, menciptakan suasana yang penuh berkah dan kegembiraan.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sholawat yang dipimpin oleh Ustadz H Saep Saepudin SH. Sebagai seorang Qori Nasional dan anggota Dewan Asatidz Pondok Pesantren Faujan Pusat, Ustadz H Saep Saepudin menyampaikan bacaan yang penuh kekhusyukan. Suara merdunya membawa ketenangan dan keberkahan yang terasa di seluruh ruangan, mempersiapkan para hadirin untuk menyimak rangkaian acara selanjutnya.

Usai pembacaan Al-Qur’an dan sholawat, sambutan dari Kepala Desa Tambak Baya, Yusron, mengisi sesi berikutnya. Dalam sambutannya, Yusron menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan acara Maulid Nabi ini. Ia menyebutkan bahwa peringatan ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian sosial. Yusron mengungkapkan harapan agar acara ini membawa berkah dan syafaat dari Nabi Muhammad SAW untuk seluruh masyarakat. Sebagai bagian dari kegiatan sosial, ia juga mengumumkan bahwa ada pembagian santunan kepada 20 anak yatim piatu. Santunan ini merupakan titipan dari hamba Allah dan diharapkan dapat meringankan beban serta memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Puncak acara diisi dengan Tabligh Akbar yang disampaikan oleh KH. A. Abdul Mujib, M. Ag, seorang tokoh penting dan pengurus Nahdlatul Ulama Wilayah Jawa Barat. Dalam ceramahnya, KH. Abdul Mujib menyampaikan pesan-pesan yang mendalam dan penuh makna. Beliau memulai dengan menekankan pentingnya generasi saat ini untuk tidak hanya fokus pada modernisasi dan kemajuan teknologi, tetapi juga harus menghargai dan mempelajari sejarah serta budaya leluhur. Beliau menjelaskan bahwa sejarah menunjukkan betapa Islam pernah mengalami kejayaan di Spanyol (Andalusia) selama 800 tahun, serta pengaruh yang diberikan oleh ulama-ulama Spanyol terhadap ilmu pengetahuan dan peradaban Islam.

KH. Abdul Mujib menguraikan tentang pengarang Kitab Al-Fiah 1000 bet, Syekh Jamalludin Bin Malik, yang berasal dari Spanyol, yang dikenal dengan nama Andalusia pada masa itu. Beliau juga menceritakan bagaimana Spanyol dan India, yang pernah menjadi pusat kekuasaan Islam, akhirnya mengalami kekalahan dan penjajahan oleh bangsa lain, seperti Inggris. Ini, menurut KH. Abdul Mujib, memberikan pelajaran penting bagi Indonesia.

Beliau menegaskan bahwa Indonesia, sebagai negara dengan berbagai potensi dan kekayaan budaya, harus menjaga kekokohan dan kedaulatannya. Para ulama Nusantara telah mengajarkan berbagai strategi untuk memastikan agar Indonesia tetap kuat dan tidak mudah dipengaruhi oleh kekuatan asing. Beliau menjelaskan bagaimana semangat nasionalisme dan strategi ulama membantu Indonesia dalam menghadapi berbagai ancaman, termasuk penjajahan Jepang dan sekutu. Konsep Hubul Wathon minal Iman, yang berarti cinta tanah air adalah bagian dari iman, telah menjadi dasar perjuangan ulama dan pejuang Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan negara.

KH. Abdul Mujib juga menyoroti pentingnya pemilihan kepala daerah yang akan datang pada Pilkada 2024, yang dijadwalkan pada 27 November 2024. Beliau mengingatkan masyarakat agar memilih calon yang berkomitmen pada empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan yang sejalan dengan visi dan misi Nahdlatul Ulama. Pilihan yang bijak, menurut beliau, akan menentukan arah masa depan daerah dan bangsa.

Kita patut apresiasi H. Oleh SH, seorang tokoh yang telah memberikan kontribusi besar untuk Nahdlatul Ulama di berbagai wilayah Jawa Barat, terpilih sebagai Anggota DPR RI Fraksi PKB untuk periode 2024-2029. H. Oleh SH akan dilantik pada 1 Oktober 2024. Para hadirin diminta untuk mendoakan agar beliau dapat menjalankan tugasnya dengan istiqomah dan amanah, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara

Pada peringatan Maulid ini juga dihadiri Oleh Tim SANTRI yang ikut berkontrobusi dengan harapan mendapat berkah dan syafaat Nabi Muhammad SAW, juga menjelang Pilkada 2024 dapat berjalan lancar dan ASYIK

Acara ditutup dengan penegasan KH. Abdul Mujib tentang makna perayaan Maulid Nabi. Beliau mengingatkan kepada seluruh hadirin bahwa sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kita memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan budi pekerti dan akhlak mulia. Mengacu pada sabda Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa beliau diutus untuk menyempurnakan akhlak, KH. Abdul Mujib berharap agar perayaan ini menjadi momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat iman serta cinta terhadap agama dan tanah air. Beliau berharap semua hadirin dapat merasakan syafaat Nabi Muhammad SAW dan menerapkan nilai-nilai luhur yang diajarkan oleh beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Pewarta: Asan