Ribuan Relawan MBG Kepung DPRD Garut, 8 Tuntutan Disuarakan demi Keberlanjutan Program

Berita47 Dilihat

 

SINAR PRIANGAN NEWS

Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Relawan Makan Bergizi Gratis (MBG) se-Kabupaten Garut memadati kawasan Gedung DPRD Garut pada Senin (6/7/2026). Aksi yang melibatkan perwakilan relawan dari 42 kecamatan ini digelar untuk menyuarakan aspirasi dan meminta kepastian atas keberlanjutan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

 

Pantauan di lokasi, puluhan orator secara bergantian naik ke atas mobil komando membakar semangat massa. Teriakan “MBG Lanjutkan!” berkumandang sesekali di sela-sela penyampaian pidato, menandakan penolakan keras para relawan terhadap wacana penghentian program yang telah berjalan tersebut.

 

Dalam orasinya, para demonstran menyampaikan sedikitnya delapan poin tuntutan yang dikelompokkan menjadi tiga isu besar, yaitu keberlanjutan program, perbaikan tata kelola, serta perlindungan hak-hak para pemangku kepentingan. Adapun kedelapan tuntutan tersebut adalah:

 

1. Mendukung penuh Presiden RI Prabowo Subianto untuk melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

2. Mendorong Pemerintah Pusat agar segera melahirkan Undang-Undang yang mengatur secara komprehensif mengenai Program MBG.

3. Mendukung langkah Presiden dalam melakukan pembenahan dan perbaikan tata kelola di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN).

4. Meminta pemenuhan hak-hak relawan, meliputi insentif, perlindungan hukum, serta kejelasan status kepegawaian.

5. Menuntut pemenuhan hak mitra kerja sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah disepakati.

6. Meminta agar kebijakan moratorium terhadap program segera dicabut.

7. Mendukung seluruh program strategis nasional lainnya yang dicanangkan oleh Presiden.

8. Meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melibatkan seluruh unsur ekosistem MBG dalam setiap proses pengambilan kebijakan.

 

Salah satu orator dalam aksinya menyampaikan bahwa keberadaan program MBG memberikan dampak sosial yang signifikan, khususnya dalam penyerapan tenaga kerja. “Kami hadir di sini membawa suara rakyat. Dengan adanya MBG, banyak pengangguran yang kini memiliki pekerjaan dan mata pencaharian tetap. Jangan cabut program yang sudah jelas manfaatnya ini,” ujarnya dengan lantang di hadapan ribuan pendukung.

 

Aparat kepolisian setempat tampak berjaga ketat untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, memastikan jalannya aksi unjuk rasa tetap aman dan kondusif. Hingga berita ini diturunkan, perwakilan massa telah menyerahkan berkas tuntutan secara resmi kepada pimpinan DPRD Garut melalui juru bicara dewan yang menerima langsung aspirasi tersebut di ruang rapat paripurna.

 

Pewarta:

 

 

 

**Redd**