BNNK Garut Peringati HANI dengan Beberapa Kegiatan

Berita22610 Dilihat

Ia menerangkan, bahwa pemerintah memiliki peran untuk mendukung pelaksanaan P4GN melalui aspek regulasi. Selain itu, hal yang harus didorong pemerintah daerah adalah mengenai anggaran. Meskipun begitu, imbuh Nurdin, bahwa saat ini pihaknya belum bisa memberikan dorongan dana karena kondisi anggaran yang belum memadai.

“Sebetulnya kan kita melalui teman-teman di Kesbangpol juga ingin mendorong seperti itu, cuman memang karena kondisi anggarannya hari ini sangat tertekan, tahun sekarang kita belum bisa memberikan, termasuk yang beliau sampaikan termasuk dengan sapras yang diminta juga belum kita bisa realisasi untuk hari ini,” lanjutnya.

Ia berharap, ke depan pihaknya dapat melakukan berbagai upaya, baik sosialisasi maupun bimbingan langsung kepada masyarakat, dengan melibatkan semua pihak mengingat indikasi penyebaran narkoba di Kabupaten Garut cukup masif. Ia juga menegaskan, bahwa permasalahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.

“Alhamdulillah juga teman-teman Pak Rektor melalui jalur beliau melakukan bentuk upaya-upaya jangan sampai warga belajarnya itu terkena narkoba, diawali dengan ketika masuk disyaratkan adanya bentuk dia terbebas dari narkoba itu juga bentuk lain dari upaya-upaya konstrutsif kita sehingga masyarakat Garut akan terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk saling mengawasi serta melaporkan, jika terdapat indikasi penyebaran ataupun penggunaan narkoba di Kabupaten Garut, sehingga dapat dilakukan penanganan lebih cepat.

Sementara itu, Kepala BNNK Kabupaten Garut, AKBP Deni Yusdanial, mengatakan, Peringatan HANI Tahun 2023 ini mengusung tema “Akselerasi War On Drugs menuju Indonesia Bersih Narkoba”, di mana di Kabupaten Garut sendiri dilaksanakan beberapa kegiatan di antaranya yaitu Run Against Drug, Paint Against Drug, dan dialog interaktif dengan semua pejabat yang mempunyai tanggung jawab penguatan dan fasilitasi P4GN di Kabupaten Garut.

“Kemudian ada kegiatan renungan malam, bagaimana pemuda, pelajar, mahasiswa menyikapi Hari Anti Narkotika Internasional ini sebagai keprihatinan masyarakat dunia tentang maraknya penyalahgunaan narkotika yang tentu saja mengancam kehidupan masa depan bangsa kita,” ucapnya.