1.65 Juta Pemudik Diperkirakan akan Datang ke Kabupaten Garut

Berita565 Dilihat

GARUT, Sinrpriangan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menggelar acara Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor (Linsek) Operasi (Ops) Ketupat Lodaya Tahun 2023, yang dilaksanakan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Rabu (13/04/2023).

Dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan ini, turut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Garut.

Bupati Garut menyampaikan jika kegiatan Rakor Linsek Ops Ketupat Lodaya 2023 ini merupakan satu bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah, di mana, imbuh Rudy, menjelang hari raya Idulfitri secara nasional, regional, dan kedaerahan masing-masing mempunyai tanggung jawab dalam mengamankan dan menyukseskan proses mudik lebaran tahun 2023 ini.

“Oleh sebab itu pada hari ini kami mengadakan rapat koordinasi lintas sektoral termasuk juga PHRI dan jajaran-jajaran lain untuk melakukan satu sinergitas dalam rangka persiapan mempersiapkan hari libur Idulfitri yang tentu ini merupakan bagian daripada program nasional,” ujar Bupati Garut.

Rudy mengatakan, jika pihaknya menitikberatkan keamanan dan ketertiban dari kegiatan mudik, arus balik, hingga pariwisata ini kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), yang dibantu oleh dinas teknis yang ada di lingkungan Pemkab Garut, agar sinergitas bisa berlangsung dengan sangat baik.

“Karena bapak ibu sekalian, ke Garut itu insha Allah akan ada 1 juta lebih orang yang akan datang ke Garut. Saya kemarin pada waktu pertemuan dengan PHRI, saya minta ke PHRI semua yang hadir saat itu jangan sampai di Garut kehabisan nasi. Jadi, kami dilebihkan lah (stok makanan) jangan sampai nanti jam 10 tutupnya, orang cari makan jam 7 misalnya sulit cari makan karena nasinya kehabisan,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kepolisian Resor (Polres) Garut, AKBP Rio Wahyu Anggoro, menuturkan jika tahun ini jumlah pemudik yang akan datang ke Kabupaten Garut meningkat 42% atau diperkirakan akan ada 1.65 juta pemudik yang datang ke Kabupaten Garut.

“Tahun lalu kita kedatangan 1,2 juta pemudik yang datang ke Kabupaten Garut. Tahun ini diperkirakan 1,65 juta. Artinya naik 42%,” ujar Kapolres Garut.

Guna menunjang pengamanan dan pelayanan selama mudik lebaran 1444 Hijriah, imbuh Rio, Polres Garut membangun 44 pos, dengan posko terpadunya berlokasi di GTC Limbangan.

“Kita membangun 44 pos yang berdiri posko operasinya ada di Mapolres Garut, kemudian posko terpadu ini posko yang terbesar di Garut, dan alhamdulilah tadi malam sudah mendapatkan penilaian dari Polda Jabar, Posko Terpadu di GTC Limbangan itu bekerja sama dengan dinas pemerintah daerah Kabupaten Garut itu alhamdulilah kita mendapatkan rangking satu. Keberhasilan Pospam itu adalah keberhasilan Bapak Bupati, kami hanya pelaksana,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan pos pelayanan yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani tepatnya di depan Kantor Bank BJB Garut.

“(Dan) kami mendirikan 23 Pos Gatur ini yang kecil-kecil, tenda-tenda, untuk mempercepat pengaturan arus lalu lintas yang masuk dan keluar, kemudian ada pos wisata kami bangun sebanyak 6, tapi yang pos wisatanya ini belum kami bangun secara utuh, nanti kami bangun H-1 H-2 karena kami fokus kepada 38 pos yang ada terkait arus mudik besok,” tandasnya.