Warga Garut Ikuti Pelatihan Vokasi, Laskar Prabowo 08 Dorong Penambahan Kuota

Berita25 Dilihat

SINAR PRIANGAN – Laskar Prabowo 08 DPC Kabupaten Garut mengapresiasi pelaksanaan pelatihan vokasi berbasis agroforestri yang digelar di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bandung Barat. Program yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan dengan dukungan Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Garut itu dinilai memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kompetensi masyarakat di berbagai sektor produktif.

Sekretaris Jenderal Laskar Prabowo 08 DPC Kabupaten Garut, Oky Nugraha Sosrowiryo, menyebut program tersebut menjadi salah satu upaya pengembangan sumber daya manusia yang sejalan dengan kebutuhan masyarakat daerah. Namun demikian, ia menyoroti masih adanya peserta yang belum mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan karena pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.

Pelatihan yang berlangsung selama 11 hari tersebut menyasar 400 warga Garut. Peserta mendapatkan pembekalan keterampilan di sejumlah bidang yang berkaitan dengan potensi ekonomi lokal, mulai dari barista, teknik pemanggangan kopi (roasting), budidaya tanaman kopi, budidaya ikan, pengolahan produk unggas, hingga pengolahan produk susu.

Menurut Oky, program tersebut telah memberikan dampak positif bagi peserta yang telah mengikuti kegiatan. Antusiasme masyarakat yang tinggi juga menunjukkan besarnya kebutuhan terhadap program peningkatan keterampilan kerja di daerah.

“Kami berikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah yang telah menghadirkan program berkualitas ini. Ini adalah bukti nyata bahwa Asta Cita bukan sekadar konsep, melainkan sudah bekerja nyata memberdayakan warga Garut. Sampai saat ini, proses pelatihan masih berjalan secara bertahap dan belum semua dari 400 sasaran warga kami sudah terlayani, namun antusiasme dan manfaat yang terlihat sudah sangat luar biasa,” ujar Oky.

Ia menilai program serupa perlu terus diperluas agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Atas dasar itu, Laskar Prabowo 08 berencana menyampaikan aspirasi terkait penambahan kuota pelatihan kepada jajaran pimpinan nasional organisasi.

Aspirasi tersebut akan diteruskan kepada Ketua Dewan Pembina Nasional Laskar Prabowo, Hashim Djojohadikusumo, dengan harapan kuota pelatihan bagi masyarakat Garut dapat ditingkatkan pada pelaksanaan berikutnya.

“Kami melihat sendiri betapa program ini sangat tepat sasaran dan sangat dibutuhkan. Meskipun untuk kuota 400 orang ini pun belum semuanya mendapatkan giliran, kami sudah bersiap memperjuangkan penambahan kuota baru nanti. Kami akan sampaikan langsung ke Bapak Hashim Djojohadikusumo lewat pimpinan nasional, agar kuota pelatihan untuk Garut diperbanyak lagi. Potensi kita luar biasa besar, jadi harus terus diimbangi dengan peningkatan keterampilan. Ini bentuk dukungan kami agar visi Bapak Presiden menciptakan SDM unggul dan ekonomi kuat benar-benar terwujud maksimal di daerah kami,” tambahnya.

Selain meningkatkan kapasitas individu, pelatihan vokasi tersebut juga diharapkan mampu memperkuat sektor usaha berbasis sumber daya lokal. Kompetensi yang diperoleh peserta dinilai dapat mendukung pengembangan produk unggulan daerah, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan peternakan, serta membuka peluang usaha baru di masyarakat.

Dengan target peserta yang masih dalam proses pemenuhan, berbagai pihak berharap program tersebut dapat berlanjut dan menjangkau seluruh warga yang telah terdaftar, sehingga manfaat peningkatan keterampilan dan produktivitas dapat dirasakan secara lebih luas di Kabupaten Garut.(Feri)