SOKSI Garut Tegaskan Dukungan kepada Aris Munandar untuk Memimpin Golkar 2026–2031

Dukungan SOKSI terhadap Aris Munandar menjadi salah satu perkembangan penting menjelang Musda II DPD Partai Golkar Kabupaten Garut.

Berita, Politik78 Dilihat

 

SINAR PRIANGAN NEWS

Peta persaingan menuju Musyawarah Daerah (Musda) II DPD Partai Golkar Kabupaten Garut mulai menghangat. Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Garut secara resmi menyatakan dukungan dan mengusung Aris Munandar, S.Pd. sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut periode 2026–2031.

 

Dukungan tersebut disampaikan Ketua DEPICAB SOKSI Kabupaten Garut, H. Tandang Santanu, setelah SOKSI melakukan konsolidasi internal serta mencermati perkembangan dan dinamika politik menjelang pelaksanaan Musda.

 

“Setelah melalui konsolidasi internal dan melihat dinamika politik di lapangan, DEPICAB SOKSI Kabupaten Garut dengan sungguh-sungguh mengusung dan mendukung Aris Munandar, S.Pd. untuk menjadi Ketua DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Garut periode 2026–2031,” ujar Tandang Santanu di Kantornya, Jalan Pembangunan, Kabupaten Garut, Selasa (18/8/2026).

 

Aris Munandar Nyatakan Kesiapan Maju

 

Menurut Tandang, Aris Munandar yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Garut sebelumnya telah menyampaikan niat untuk maju dalam kontestasi kepemimpinan Partai Golkar Kabupaten Garut.

 

Keinginan tersebut, kata Tandang, tertuang dalam surat Aris Munandar tertanggal 17 Juli 2026 yang ditujukan kepada Ketua DEPICAB SOKSI Kabupaten Garut.

 

Dalam surat tersebut, Aris menyampaikan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut periode 2026–2031 sekaligus meminta dukungan dan pengusungan dari SOKSI Garut.

 

“Sebagai kader Partai Golkar, beliau bermaksud mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut untuk periode 2026–2031,” jelas Tandang.

 

Ia menyebut, langkah Aris tersebut kemudian mendapat respons dari SOKSI Garut yang memutuskan memberikan dukungan secara terbuka.

 

“Gayung bersambut. Setelah melalui pembahasan dan konsolidasi internal, SOKSI kemudian menyatakan dukungan terhadap langkah politik Aris Munandar,” katanya.

 

Enam Pertimbangan SOKSI

 

Tandang menegaskan, keputusan SOKSI untuk mendukung Aris Munandar bukan keputusan yang muncul secara tiba-tiba. Menurutnya, terdapat sejumlah pertimbangan yang menjadi dasar organisasi dalam menentukan sikap.

 

Pertama, Aris dinilai sebagai kader Partai Golkar. SOKSI melihat Aris memiliki pengalaman dan rekam keterlibatan dalam kepengurusan Partai Golkar sehingga dinilai memahami dinamika serta karakter organisasi.

 

Kedua, aspek integritas, dedikasi, dan loyalitas. SOKSI menilai pengalaman pengabdian serta loyalitas Aris terhadap Partai Golkar menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan kepemimpinan partai.

 

Ketiga, kapasitas dan elektabilitas. Pengalaman Aris sebagai Ketua DPRD Kabupaten Garut dinilai memberikan bekal dalam menjalankan fungsi legislatif sekaligus membangun komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

 

“Kita menilai Pak Aris dapat menjadi jembatan antara eksekutif dan legislatif untuk mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Garut,” ujar Tandang.

 

Keempat, jaringan politik dan kemampuan konsolidasi. SOKSI menilai Aris memiliki jaringan politik yang cukup luas serta pengalaman berkomunikasi dengan berbagai elemen masyarakat hingga tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

 

Kelima, perhatian terhadap persoalan dan aspirasi masyarakat. Menurut SOKSI, pendekatan kepemimpinan yang mengedepankan data dan aspirasi masyarakat dapat menjadi modal untuk mendorong program politik yang lebih konkret.

 

Keenam, potensi memperkuat perolehan suara Partai Golkar. SOKSI melihat pengalaman Aris sebagai Ketua DPRD sekaligus figur politik lokal dapat menjadi salah satu modal untuk memperkuat posisi Partai Golkar menghadapi Pemilu Legislatif 2029.

 

SOKSI Siapkan Konsolidasi Organisasi

 

Tandang menegaskan, dukungan SOKSI tidak hanya sebatas pernyataan politik. Organisasi tersebut, kata dia, siap melakukan konsolidasi untuk mengawal proses pencalonan Aris Munandar dalam Musda II DPD Partai Golkar Kabupaten Garut.

 

“SOKSI sebagai salah satu organisasi pendiri Partai Golkar tentu memiliki tanggung jawab untuk mengusung figur yang dinilai mampu diterima oleh akar rumput dan membawa organisasi menjadi lebih besar. Kami menilai Bapak Aris Munandar memiliki kapasitas untuk itu,” ungkapnya.

 

Ia menyebut struktur DEPICAB SOKSI Kabupaten Garut bersama jajaran DEPIANCAB SOKSI di 42 kecamatan serta DEPIRAN SOKSI di tingkat desa/kelurahan siap memperkuat konsolidasi organisasi.

 

Meski demikian, Tandang menegaskan bahwa dukungan tersebut tetap merupakan bagian dari dinamika internal organisasi menjelang Musda. Keputusan mengenai siapa yang akan memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Garut periode 2026–2031 nantinya tetap berada dalam mekanisme Musda sesuai ketentuan dan aturan organisasi Partai Golkar.

 

Musda II Jadi Momentum Penentuan

 

Dukungan SOKSI terhadap Aris Munandar menjadi salah satu perkembangan penting menjelang Musda II DPD Partai Golkar Kabupaten Garut. Sikap tersebut sekaligus menunjukkan mulai terbentuknya peta dukungan dari organisasi pendiri dan elemen internal Partai Golkar.

 

Bursa kepemimpinan Partai Golkar Garut diperkirakan akan semakin dinamis seiring menguatnya konsolidasi masing-masing kandidat dan jaringan pendukungnya.

 

Bagi SOKSI Garut, dukungan kepada Aris Munandar diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal Partai Golkar sekaligus menghadirkan kepemimpinan yang mampu membawa partai menghadapi tantangan politik ke depan.

 

“Kami berharap kepemimpinan Pak Aris Munandar sebagai kader Golkar ke depan dapat semakin membawa Partai Golkar menuju kejayaan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2029,” pungkas Tandang.

 

Dengan demikian, Musda II DPD Partai Golkar Kabupaten Garut tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang bagi seluruh kader dan pemilik suara untuk menentukan arah perjalanan Partai Golkar Garut selama lima tahun mendatang.

 

 

Pewarta:

Bang Yus