SINAR PRIANGAN – Musibah kebakaran yang melanda Kampung Cibodas, RT 01 RW 07, Desa Cibodas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, menyisakan duka mendalam. Di antara dua rumah yang hangus dilalap api, salah satunya merupakan rumah keluarga Widia Rahmadani Putri, atlet pencak silat kebanggaan Garut yang sukses mempersembahkan medali emas pada Kejuaraan Nasional 2025.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para korban, Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Dinas Sosial Kabupaten Garut, Pemerintah Kecamatan Cikajang, dan Pemerintah Desa Cibodas mendatangi lokasi kebakaran pada Senin (13/7/2026) malam.
Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB itu menghanguskan rumah milik Dani Hendra Suhendra dan Rangga Hendra Saputra. Api tidak hanya melalap bangunan, tetapi juga seluruh harta benda yang berada di dalamnya. Kini kedua keluarga harus memulai kembali kehidupan mereka dari awal.
Yudha Puja Turnawan menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah tersebut. Menurutnya, kehadiran pemerintah harus diwujudkan melalui langkah nyata agar para korban tidak merasa menghadapi cobaan ini sendirian.
“Saya berharap Bapak Bupati Garut bersama Bapak Sekda dapat mengoptimalkan kolaborasi berbagai sumber pendanaan, baik melalui CSR perusahaan, BAZNAS maupun Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) yang segera dibentuk. Musibah seperti ini membutuhkan kepedulian bersama agar korban bisa kembali memiliki rumah yang layak,” ujar Yudha.
Ia menilai kebakaran menjadi bencana yang paling berat karena hanya dalam hitungan menit seluruh hasil jerih payah bertahun-tahun dapat lenyap.
Karena itu, Yudha mendorong Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Garut mengoordinasikan pembangunan kembali rumah korban dengan melibatkan dunia usaha melalui program CSR. Ia juga berharap BAZNAS Kabupaten Garut turut memberikan perhatian khusus kepada keluarga terdampak mengingat potensi dana zakat yang dihimpun setiap bulan cukup besar untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Korban kebakaran kehilangan hampir segalanya. Yang mereka butuhkan hari ini bukan hanya bantuan logistik, tetapi juga harapan agar dapat kembali membangun kehidupan,” katanya.
Dalam kunjungan tersebut, DKP Kabupaten Garut menyerahkan paket sembako, sementara Dinas Sosial Kabupaten Garut memberikan bantuan family kit untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban. Yudha Puja Turnawan juga menyerahkan bantuan sembako dan santunan uang tunai yang berasal dari penyisihan gaji serta tunjangannya sebagai anggota DPRD Kabupaten Garut.
Kepala Desa Cibodas, Parhan Krisna Yusup, mengapresiasi gerak cepat seluruh pihak yang hadir memberikan bantuan kepada warganya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Yudha Puja Turnawan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial Kabupaten Garut, Pemerintah Kecamatan Cikajang, serta semua pihak yang telah membantu warga kami. Kehadiran mereka menjadi penyemangat bagi keluarga korban untuk bangkit,” ujarnya.
Musibah yang menimpa rumah keluarga atlet pencak silat peraih emas nasional ini menjadi ironi di balik prestasi yang telah mengharumkan nama Garut. Sosok yang telah mengangkat nama daerah di arena nasional kini harus menghadapi kenyataan pahit ketika rumah keluarganya luluh lantak dilalap api.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa para atlet yang telah mengharumkan nama daerah juga membutuhkan perhatian ketika tertimpa musibah. Dari Desa Cibodas, semangat gotong royong kembali diuji. Harapannya, kolaborasi pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan masyarakat mampu mengembalikan senyum para korban sekaligus membangun kembali rumah yang menjadi tempat lahirnya mimpi-mimpi seorang atlet berprestasi.





