Penomena Antrian Terkait Susahnya”BBM PERTALITE” tapi Jerigen pun ikut Antri

Berita1628 Dilihat

Garut Sinarpriangan News.

Bahan bakar minyak jenis pertalite semakin susah di dapat, dan ketika ada pasokanpun konsumen rela antri panjang dan berjam – jam hanya untuk mendapatkan BBM jenis pertalite.

Penomena antrian panjang ini sepertinya sudah terbiasa di beberapa tempat ( POM ) yang ada di kabupaten garut, hal ini juga di ungkapkan (DD) laki laki 35 tahun warga desa situ saeur karangpawitan yang sehari hari berjualan cilok keliling ini, biasa untuk sepedah motornya cukup 15 rb saja mengisi BBM pertalite tiap harinya ini pun kalau kebagian, kalou tak kebagian yah tak bisa berjualan karena kalau pakai BBM pertamak yah harus mengeluarkan kocek 25 rb, repot pak wartawan lah jualan belum tentu laris untungnya juga belum tentu, motor mah pan tetap harus jalan, ungkap DD kepada awak media 14/07/22 di tempat pengisian ( POM Nagrog karpaw 34.441.12 ), dengan penuh harap DD mohon kepada pemerintah tolong pak presiden permudah kembali BBM bensin atau pertalite pokonya yang kejangkou saja harganya untuk saya masyarakat kecil / pedagang Cilok keliling, ungkapnya.

Cerita tentang susahnya mendapatkan BBM jenis pertalite ini juga di sampaikan salah seorang perwakilan pengemudi angkutan kota ( Angkot.12 ), As keluhkan sulitnya mendapatkan pertalite, tapi armadanya harus tetap berjalan untuk bisa menapkahi keluarga, tapi disisi lain sangat berat kalau angkotnya harus beralih ke pertamak, juga kalau kami menaikan ongkos semena mena kan tidak boleh oleh organda dan kena sangsi, yah kami hanya bisa berdoa dan berharap kepada pemerintah tolong permudah kembali bahan bakar jenis pertalite atau nggak apa apa pertamak juga yang penting harganya terjangkou di angka 7.600/ liternya, pungkasnya.

Sampai berita ini diterbitkan, awak media hanya menyampaikan keluhan jeritan masyarakat kecil konsumen pemakai BBM jenis pertalite.

(Endang.Supardin)