Pelaporan Terkait Ancaman Terhadap Pimred, Diduga Buntut Dari Pemberitaan Tentang Oknum Istri Kepala Desa Talagasari

Berita, Hukum1193 Dilihat

 

Garut, Sinarpriangan News

Pelaporan Terkait Ancaman Terhadap Pimpinan Redaksi (Pimred) dari Media Sinarpriangan, diduga buntut dari pemberitaan yang pernah di Expos oleh redaksi Sinarpriangan, Tentang Oknum Istri Kepala Desa Talagasari Kecamatan Banjarwangi yang Sedang menggelar Pesta Minuman Keras. Selasa 2 April 2024.

Pelaporan terkait ancaman terhadap pimpinan redaksi sinar priangan,Mohamad Husni Mudakir,pada hari senin tanggal 1 April 2024 di Polres Garut tepat pada jam 1 siang,mendapat respons positif dari pihak Polres Garut,adapun ancaman yang lewat Voice note tersebut, diduga buntut dari pemberitaan Media sinarpriangan terkait oknum istri kepala desa yang sedang menggelar Pesta minuman keras di salah satu rumah warganya.

Laporan ancaman terhadap pimpinan redaksi tersebut diduga berasal dari sumber Permberitaan miring terkait istri kepala desa yang tidak mencerminkan sebagai istri pemimpin Kepala Desa,dengan adanya pemberitaan tersebut sehingga menimbulkan ancaman dari simpatisan Kepala Desa terhadap pimpinan redaksi,seolah oleh menghalangi keredaksian sinarpriangan dan diduga juga menghalang halangi Tugas Pokok Jurnalistik yang diatur oleh Uu 40 Tahun 1999 Tentang PERS.

Pimpinan redaksi,Mohamad Husni Mudakir,mengatakan bahwa ancaman tersebut bersumber dari orang orang simpatisan Kepala Desa lewat Voice note yang memang tidak terima dengan pemberitaan yang di keluarkan oleh sinarpriangan, dan tidak tahu mekanisme atau data yang sebenar nya tentang pemberitaan Miring istri kepala desa tersebut” Imbuhnya

Husni juga menambahkan, Husni tidak merasa resah atau gentar sedikit pun terhadap ancaman yang di lontarkan oleh Orang orang yang berpihak kepada kepala Desa atau istri kepala desa tersebut.
Adapun tujuan pelaporan tersebut di layangkan ke Polres Garut oleh Husni, selaku pimpinan redaksi, itu demi menjaga keselamatan dan keamanan jajaran sinarpriangan yang di lapangan,karena ancaman tersebut bukan hanya tertuju untuk pimpinan redaksi saja,tetapi meliputi Anggota/ jajaran sinarpriangan yang sedang menjalankan tugasnya di lapangan. “Tandasnya

 

Pewarta:

Enjang Utang