Kopi Wine Garut, Rasa dan Cara Mengolahnya

Artikel314 Dilihat

Kopi Wine Garut, Rasa dan Cara Mengolahnya – Banyak yang penasaran dengan penamaan kopi Wine Garut. Apakah kopi ini mengandung campuran wine (alkohol), lalu bagaimana rasanya dan apakah kopi ini halal.

Kopi Wine sendiri digolongkan ke dalam Kopi Asal Kabupaten Garut, Jawa Barat. Karena petani atau pengolah kopi dari Garut yang diklaim pertama kali mengolah kopi wine.

Prosesnya yang rumit tidak seperti pengolahan kopi pada umumnya, membuat harga kopi wine menjadi cukup mahal.

Bahkan di setiap kafe atau kedai kopi di Garut, sudah menyediakan menu kopi wine.

Kopi Wine Rasanya Seperti Apa?

 

Jika melihat penggunaan kata “wine” pada Kopi in, tak jarang ada yang mengartikan bahwa kopi ini dicampur dengan wine atau alkohol.

Padahal, Kopi wine sama sekali tidak menggunakan campuran alkohol.

Sebetulnya penggunaan nama wine merujuk kepada metode pengolahan kopi yang dilakukan secara fermentasi.

Ada dua metode fermentasi yang digunakan dalam pengolahan kopi asal Kabupaten Garut ini.

Dari keterangan ahli kopi, bahwa pengolahan kopi wine awalnya adalah untuk mengalihfungsikan biji kopi yang kualitasnya tergolong rendah.

Dengan begitu tujuannya adalah untuk meningkatkan karakter kopi sehingga memiliki daya jual yang tinggi.

 

Cara Membuat Kopi Wine

 

Untuk membuat kopi wine, mestinya diambil dari biji kopi arabika yang sudah matang, yaitu warnanya sudah merah.

Caranya adalah, biji kopi yang baru dipetik dijemur selama satu hari, kemudian dimasukan ke dalam plastik besar dan disimpan selama tiga hari di suhu ruangan.

Setelah itu dijemur lagi dan dimasukkan ke dalam plastik. Begitu seterusnya cara pengolahan kopi wine.

Proses menjemur lalu dimasukkan ke dalam plastik ini, disebut juga dengan metode aerob. Proses ini dilakukan sampai biji kopi mengandung kadar air yang sudah ditentukan.

Waktu yang diperlukan untuk proses fermentasi biji kopi minimal 30 hari dan maksimal 70 hari. Proses ini juga sangat ditentukan dengan cuaca saat menjemur biji kopi.

baca juga: Kopi Garut, Banyak Diburu Karena Rasanya yang Khas

Metode lain bisa juga dilakukan proses fermentasi kopi metode kering. Yaitu hanya perlu dijemur selama lebih dari 30 hari.

Ciri fisik kopi setelah difermentasi yaitu bentuknya kering, berwarna gelap, dan mengeluarkan aroma asam seperti wine.

Aroma asam yang terdapat pada kopi wine ini sebetulnya mirip dengan buah-buahan. Mirip dengan hasil fermentasi buah anggur.

baca juga: Cara Membuka Situs yang Diblokir, Bisa di HP dan Komputer

 

Proses Roasting Kopi Wine

 

Proses roasting kopi wine rentan gosong dan rusak, hal ini karena kopi wine mengandung kadar gula dan alkohol yang cukup tinggi.

Oleh karena itu roasting kopi wine harus menggunakan teknik slow roast. Yaitu roasting kopi menggunakan panas yang lebih rendah dan memerlukan waktu cukup lama sekitar 15 sampai 20 menit.

 

baca juga: Lazis MTU Serahkan Wakaf Sumur Bor dan Santunan Sembako di Pasirwangi

 

Demikian Kopi Wine Garut, Rasa dan Cara Mengolahnya. Tentunya anda juga bisa mengolah kopi wine sendiri. Namun lebih baik tentu saja belajar langsung dari ahlinya di Kabupaten Garut.