Bunda PAUD Kabupaten Garut Buka Resmi Festival Keluarga PAUD

Berita83 Dilihat

GARUT – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Garut, Sri Kartika, membuka secara resmi Festival Keluarga PAUD Dalam Rangka Memeriahkan Hari Jadi Garut ke-211. Bersamaan dengan hal itu, diluncurjsn pula Lembaga PAUD Bersih Dari Sampah, yang berlangsung di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Kamis (29/2/2024).

Dalam kesempatan ini, Sri Kartika memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada guru-guru yang telah mendidik anak-anak dengan sedemikian hebatnya. Ia meyakini, bahwa anak diibaratkan sebagai sponge yang selalu menyerap apapun, maka dari itu anak akan selalu menyerap apa yang diajarkan oleh gurunya.

Ia memaparkan, momentum HJG ke-211 bisa dijadikan sebuah jalan untuk memberikan pelajaran yang menyenangkan, menanamkan rasa cinta kepada Kabupaten Garut, serta bangga menjadi orang Garut dan orang Indonesia.

“Yang dimulai dengan cinta budaya Indonesia, cinta lingkungan, selalu menjaga kebersihan sejak dini, sehingga dengan kota Garut bersih kita akan menjadi nyaman, akan bahagia,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ade Manadin, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan acara yang sangat luar biasa diselenggarakan oleh Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Usia Dini (HIMPAUDI) Kabupaten Garut, dan juga dihadiri oleh Bunda PAUD Garut.

“Hebat luar biasa dan ini sangat hebat, yaitu dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Garut ke-211, “Nu Datang Mawa Bagja, Nu Miang Muhia Waluya”, dan dikolaborasikan dengan HIMPAUDI yaitu anak-anak HIMPAUDI merdeka belajar, anak-anak HIMPAUDI merdeka bermain,” ucapnya.

Ade mengatakan, perkembangan PAUD di Kabupaten Garut sangat pesat, di mana saat ini sudah terdapat 2.461 PAUD di Kabupaten Garut, dan jumlah tersebut masih terus berkembang. Menurutnya, keinginan masyarakat untuk mendirikan rumah PAUD sangat luar biasa, hal ini diharapkan dapat berdampak pada pola asuh anak-anak di Kabupaten Garut.

“Teman-teman Guru PAUD yang hebat luar biasa terus berjuang, kita mengawal akhlak, mengawal karakter anak, sebab di tangan ibu-ibu lah karakter (dan) akhlak anak berkembang (ketika) besar nanti,” katanya.

Ia berharap, kegiatan ini menjadi awal kebangkitan HIMPAUDI Kabupaten Garut lebih maju. Selain itu, dengan dilaksanakannya gerakan zero waste sejak dini, nantinya anak-anak PAUD akan terbiasa membuang sampah pada tempatnya.

“Harapan untuk PAUD ke depan tetap ceria, tetap mengawal kecerdasan anak, tidak menyatukan kecerdasan anak dalam satu bingkai, tapi akomodir (dan) pelihara kecerdasan yang dimiliki oleh anak-anak masing, PAUD Kabupaten Garut tetap jaya,” ucapnya.

Disisi lain, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Garut, Iis Linda mengungkapkan, atas dilantik dirinya sebagai Ketua HIMPAUDI merupakan sebuah amanat yang luar biasa. Ia bertekad meneruskan perjuangan kepengurusan sebelumnya, dan memberikan yang terbaik untuk HIMPAUDI Kabupaten Garut.

“Bunda Yanda, dorong doa bahwa kami akan mengemban tugas sebaik-baiknya, penuh amanah sebagaimana jargon Jabar (yakni) kinerju unggul amanah tanggungjawab,” tandasnya.