SINAR PRIANGAN – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan UMKM di berbagai sektor. Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi BRI dalam gelaran Home Brewers Cup Kopi Apik 2026 yang berlangsung pada Minggu (13/9).
Ajang kompetisi tahunan tersebut menjadi wadah apresiasi sekaligus ruang bagi para penyeduh kopi rumahan (home brewer) dari berbagai wilayah di Jawa Barat untuk menunjukkan kemampuan mereka. Peserta berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Majalengka, Cirebon, Tasikmalaya, hingga Karawang.
Melalui kompetisi tersebut, para talenta muda peracik kopi mendapatkan kesempatan untuk mengasah keterampilan sekaligus mengembangkan potensi bisnis kuliner berbasis kopi.
Pemimpin Cabang BRI Majalengka, Lalu Agus Hendriawan, mengatakan dukungan BRI terhadap ajang tersebut merupakan bagian dari strategi perseroan dalam memperkuat ekosistem UMKM dan industri kreatif lokal secara menyeluruh.
“BRI senantiasa berkomitmen hadir di tengah masyarakat untuk mendukung tumbuh kembangnya potensi ekonomi kreatif daerah. Kehadiran kami dalam ajang Home Brewers Cup Kopi Apik 2026 ini adalah bentuk apresiasi dan dorongan bagi seluruh pegiat kopi rumahan agar mampu meningkatkan kapasitas serta daya saing usahanya,” ujar Lalu Agus Hendriawan.
Lalu Agus Hendriawan menambahkan, komoditas dan industri kopi di wilayah Jawa Barat memiliki daya tarik serta nilai ekonomi yang besar. Menurutnya, dukungan BRI tidak hanya diberikan melalui kegiatan kompetisi, tetapi juga melalui pendampingan berkelanjutan bagi para pelaku usaha kopi dari sektor hilir hingga hulu.
“Kami berharap kolaborasi bersama komunitas seperti ini dapat menjadi stimulan bagi lahirnya wirausahawan baru di bidang industri kopi. BRI siap memfasilitasi kebutuhan para pelaku UMKM, baik melalui kemudahan layanan transaksi digital maupun dukungan akses permodalan untuk mendorong bisnis mereka naik kelas,” pungkasnya.
Gelaran Home Brewers Cup Kopi Apik 2026 tersebut mendapat perhatian dari para pecinta kopi dan melahirkan pemenang berbakat dari berbagai daerah, di antaranya Majalengka dan Cirebon. Para pemenang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para peracik kopi rumahan lainnya untuk terus mengembangkan keterampilan dan potensi usaha mereka.





