SINAR PRIANGAN – Permintaan bibit alpukat berukuran besar terus meningkat seiring tingginya minat petani untuk mempercepat masa produksi tanaman dan meningkatkan peluang keberhasilan budidaya. Menjawab kebutuhan tersebut, Kios Khadizarah Bibit yang berlokasi di Kampung Cijelereun RT 01 RW 05, Jalan Raya Samarang–Simpang, Desa Mekarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, menyediakan berbagai jenis bibit alpukat berukuran besar yang dinilai memiliki sejumlah keunggulan.
Dibandingkan bibit berukuran kecil, bibit alpukat yang telah tumbuh lebih besar dinilai mampu memberikan hasil lebih cepat. Selain itu, tingkat keberhasilannya saat ditanam di lahan juga lebih tinggi sehingga dapat membantu mengurangi risiko kerugian bagi petani.
Pemilik Kios Khadizarah Bibit, Feri Burama, mengatakan salah satu keunggulan utama bibit alpukat berukuran besar terletak pada masa tunggu panen yang lebih singkat. Menurutnya, bibit yang telah memasuki ukuran besar dapat mulai berproduksi dalam waktu sekitar satu tahun setelah ditanam.
” Jika bibit ukuran kecil membutuhkan waktu 2 sampai 3 tahun, tapi kalau bibit berukuran besar bisa dibuahkan dalam waktu hanya satu tahun,” ujarnya, Senin (9/6).
Selain mempercepat masa produksi, bibit alpukat berukuran besar juga dinilai memiliki daya tahan yang lebih baik ketika dipindahkan dan ditanam di lahan. Kondisi tersebut membuat risiko kematian tanaman relatif lebih rendah dibandingkan bibit yang masih berukuran kecil.
Menurut Feri, bibit yang telah tumbuh lebih besar umumnya memiliki sistem perakaran dan kemampuan adaptasi yang lebih kuat terhadap lingkungan tanam. Faktor tersebut menjadi salah satu alasan banyak petani mulai beralih memilih bibit berukuran besar.
” Kalau bibit berukuran besar ini daya tahan umumnya di lapangan lebih kuat. Resiko kematiannya sangat kecil,” ujar Feri.
Ia menambahkan, kombinasi antara percepatan masa berbuah dan tingkat keberhasilan tanam yang lebih tinggi menjadi nilai tambah bagi petani yang ingin mengembangkan usaha budidaya alpukat secara lebih efektif dan produktif.
Meski demikian, harga bibit alpukat berukuran besar memang relatif lebih tinggi dibandingkan bibit berukuran kecil. Hal itu disebabkan proses pemeliharaan yang lebih lama dan biaya perawatan yang lebih besar sebelum bibit siap dipasarkan.
Namun, menurut Feri, investasi yang dikeluarkan petani akan sebanding dengan manfaat yang diperoleh, baik dari sisi percepatan masa panen maupun peluang keberhasilan budidaya yang lebih tinggi.
“Tapi itu kan sebanding dengan keunggulan yang kita dapatkan,” imbuhnya.
Bagi petani maupun masyarakat yang membutuhkan bibit alpukat berukuran besar, informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi WhatsApp Khadizarah Bibit di nomor 0822-2956-93903.***





