Audensi Antara PAGUYUBAN MASYARAKAT PEDULI DESA PAKENJENG Dengan Kepala Desa Pakenjeng Kec. Pamulihan, Tidak Sesuai Harapan.

Jubir Paguyuban Kecewa Karena banyak tamu yang tidak diundang di ruangan yang akan di jadikan tempat auden

Berita2414 Dilihat

 

GARUT _Sinarpriangan News 

Audensi yang di jadwalkan pada senin tanggal 3 februari 2025. Yang akan di langsungkan di ruangan komisi 1 DPRD Kab. Garut diputus sepihak oleh pimpinan rapat.

Juru bicara paguyuban mohamad husni mudakir marah sampai menggebrak” meja atas ketidak puasan dengan tidak berlangsungnya acara audensi.

Husni menerangakan bahwa atas molornya waktu hinga 1 jam itu bukan tanpa alasan. Melainkan bagian daripada setrategi dari paguyuban. Karena banyak tamu yang tidak diundang di ruangan yang akan di jadikan tempat auden.

Di antaranya kurang lebih 100 orang masyarakat sipil yang hadir. Dan kurang lebih 200 orang para kepala desa yang turut hadir atas himbauan ketua APDESI kab garut.

“Itu yang menjadi alasan saya menunda waktu hingga kurang lebih satu jam. Dari jadwal yang semula di jadwal jam 10.  Sementara perwakilan dari paguyuban yang akan mengikuti berlangsungnya auden kurang lebih 20 orang.

“Itu alasan saya menunda waktu hawatir ada gesekan di lapangan. Karena basis masa kita sama. Sama sama dari desa pakenjeng kec pamilihan.”Tuturnya

Seperti yang terpantau oleh awak media masyarakat simpatisan kades pakenjeng, kecamatan pamulihan seperti sudah kehilangan akal sehatnya teriak teriak memanggil nama husni seolah olah husni yang mewakili paguyuban lah. Orang yang jahat.
(***:”«”:::: wooy husni kaluar A**jing sia di karungan ku aing) nada seprti itulah yang sempat terekam)

Pada saat di wawancarai, saudara Husni, Jubir dari  paguyuban atas ketidak puasannya tidak terjadinya auden husni pun akan membawa persoalan ini keranah tingkatan yang lebih tinggi.

Husni pun berpesan kepada semua para kepala desa yang turut hadir dan turut memberi suport, motivasi kepada kades pakenjeng, pamulihan. “Tetap terus solid jaga nama baik kades. Kepala desa itu bukan preman dan bukan gengster. Kalian adalah raja di kampungnya masing masing, dan insyaaloh saya pun mencatat semua kepala desa yang hadir. Dan saya juga di kemudian hari akan silaturahmi ke kantor desa nya masing masing.  Semoga para kades yang hadir selalu diberikan kesehatan kekuatan. Juga amanah dalam menjalankan perannya Aamiin.
“Pungkas Husni Mudakir Jubir dari Paguyuban.